Perbedaan Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Tahap Akademik dan Mahasiswa Profesi terhadap Pencegahan Healthcare Associated Infections (HAIs)
Abstract
Healthcare Associate Infections (HAIs) merupakan infeksi yang terjadi di
tempat pelayanan kesehatan yang disebabkan oleh mikroorganisme yang dan bisa
menular ke pasien atau petugas kesehatan. Faktor seperti kurangnya pengetahuan
perawat, dapat juga menjadi penyebab terjadinya HAIs. Penting bagi para petugas
kesehatan, termasuk mahasiswa keperawatan yang sedang melakukan praktik di
pelayanan kesehatan untuk mengetahui tindakan-tindakan dalam mencegah HAIs.
Tindakan yang dapat dilakukan dalam pencegahan HAIs salah satunya yaitu
menerapkan kewaspadaan standar. CDC merekomendasikan sebelas komponen
utama yang harus dipatuhi dan dilaksananakan dalam kewaspadaan standar, yaitu
kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri, dekontaminasi peralatan
perawatan pasien, kesehatan lingkungan, pengolahan limbah, perlindungan tenaga
kesehatan, penatalaksanaan lienen, praktik menyuntik yang aman, penempatan
pasien, etika batuk dan etika bersin.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan tingkat
pengetahuan mahasiswa tahap akademik dan mahasiswa profesi terhadap
pencegahan Healthcare Associated Infections (HAIs). Penelitian ini menggunakan
desain penelitian deskriptif dengan analisis komparatif dan menggunakan total
sampling sebagai teknik pengambilan sampel yang melibatkan 298 responden yang
terdiri dari 196 mahasiswa akademik dan 102 mahasiswa profesi Fakultas
Keperawatan Universitas Jember. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner
karakteristik mahasiswa, pengetahuan tentang Healthcare Associated Infections
(HAIs), pengetahuan tentang penerapan standar precautions, pengetahuan tentang penerapan hand hygiene dengan total 46 pertanyaan. Uji statistik yang digunakan
adalah Mann-Whitney.
Hasil penelitian yang didapatkan dari penelitian ini sebanyak 96%
mahasiswa akademik memiliki pengetahuan yang baik tentang HAIs dan 98%
mahasiswa profesi memiliki pengetahuan yang baik tentang HAIs. Pada indikator
pengetahuan tentang standar precaution didapatkan sebanyak 83% mahasiswa
akademik dan 93% mahasiswa profesi memiliki pengetahuan yang sangat baik
tentang penerapan standar precaution. Sedangkan sebanyak 31% mahasiswa
akademik dan 53% mahasiswa profesi memiliki tingkat pengetahuan yang baik
tentang penerapan hand hygine. Hasil uji dengan menggunakan Mann-Whitney
didapatkan nilai p=0,619 pada indikator pengetahuan tentang HAIs, nilai p=0,459
pada indikator pengetahuan tentang SP dimana nilai tersebut menunjukkan lebih
besar dari nilai p pada batas kritis yaitu p=0,05 yang dapat disimpulkan bahwa tidak
ada perbedaan tingkat pengetahuan tentang HAIs dan standard precaution pada
mahasiswa akademik dengan mahasiswa profesi Fakultas Keperawatan Universitas
Jember. Sedangkan nilai p=0,005 pada indikator pengetahuan tentang HH dimana
nilai tersebut menunjukkan lebih kecil dari nilai p pada batas kritis yaitu p=0,05
yang dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan tentang
hand hygiene mahasiswa akademik dengan mahasiswa profesi Fakultas
Keperawatan Universitas Jember.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan tingkat
pengetahuan tentang HAIs dan standar precaution pada mahasiswa akademik
dengan mahasiswa profesi Fakultas Keperawatan Universitas Jember, dan ada
perbedaan tingkat pengetahuan tentang hand hygiene pada mahasiswa akademik
dengan mahasiswa profesi Fakultas Keperawatan Universitas Jember. Saran yang
dapat diberikan berdasarkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber
informasi tentang pencegahan healthcare associated infections dan dapat menjadi
bahan evaluasi mahasiswa, khususnya penerapan hand hygiene yang sering kali
tidak dilakukan. Sehingga dapat memperbaikinya dan diterapkan di pelayanan
kesehatan. === Among healthcare workers, nurses are the ones most exposed to patients since they are in contact 24h a day. Nurses lack of knowledge factors can lead to HAIs. Therefore, it’s important especially for nurses and nursing students to understand how to prevent HAIs. The aim of this study was to analyze the difference in knowledge levels of academic nursing students and professional nursing students in prevention. This study used descriptive design with comparative analysis. Total participant is 298 nursing students consisted of 196 academic nursing students and 102 professional nursing students were gathered with total sampling technique and statistic test used Mann Whitney. The results showed there aren’t a difference in knowledge level of the academic nursing students and professional nursing students, on the indicator of knowledge about HAIs (p= 0,619), on the indicator of knowledge about standard precautiom (p= 0,459), and there is a difference on the indicator of knowledge about hand hygiene (p= 0.001). Almost all respondents have good knowledge about HAIs. Knowledge of HAIs is very important to learn, with the aim that nursing students can avoid exposure to HAIs, and can apply HAIs prevention and control when practicing in healthcare settings.
Collections
- UT-Faculty of Nursing [1564]