Analisis Keberadaan Gen Aromatik dan Karakterisasi Sifat Agronomi Tanaman Padi BC1F1 Hasil Silang Balik Inpari 32/Merah Wangi//Inpari 32 dan Inpari 42/Merah Wangi//Inpari 42

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Varietas padi aromatik memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena aroma khas dan tekstur pulennya yang disukai secara global. Namun, varietas ini kerap menghadapi kendala berupa produktivitas rendah, umur panen yang panjang, dan kerentanan terhadap rebah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan varietas padi aromatik dengan produktivitas tinggi melalui metode persilangan balik antara Merah Wangi (varietas aromatik) dengan Inpari 32 dan Inpari 42 (varietas nonaromatik unggul). Analisis keberadaan gen aromatik dilakukan menggunakan metode Marker Bradbury berbasis PCR. Karakter agronomi diamati melalui pengukuran tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, umur berbunga, panjang malai, jumlah gabah per malai, bobot 1000 gabah, dan bobot gabah per rumpun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur BC1F1(32) memiliki keunggulan agronomi, seperti tinggi tanaman pendek, jumlah anakan produktif tinggi, umur berbunga genjah, dan bobot gabah per rumpun yang besar, meskipun jumlah gabah per malai lebih sedikit dibandingkan induk non-aromatiknya. Galur BC1F1(42) menunjukkan jumlah anakan produktif tinggi dan bobot gabah per rumpun besar, namun panjang malai sedang dan bobot 1000 gabah lebih rendah dibandingkan induknya. Dari 75 tanaman BC1F1 yang dianalisis, 30 tanaman menunjukkan keberadaan gen aromatik dalam kondisi heterozigot. Penelitian ini membuktikan bahwa metode persilangan balik efektif untuk meningkatkan aroma dan produktivitas padi. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan varietas padi aromatik unggul dengan karakter agronomi yang lebih baik dan berkelanjutan.

Description

Reupload Repository Maya 26 Maret 2026

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By