Ekofeminisme Kelompok Wanita Tani Harapan dalam Memelihara Lingkungan Berkelanjutan di Desa Lembah Kabupaten Ponorogo
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini menunjukkan upaya-upaya KWT Harapan dalam memelihara
keberlangsungan lingkungan dengan sifat kepedulian dan kasih sayang perempuan
pada alam. KWT Harapan terletak di Desa Lembah, Kecamatan Babadan,
Kabupaten Ponorogo, yang berdiri sejak tahun 2012. Berdirinya KWT Harapan
diawali oleh peristiwa bencana hama wereng coklat pada tahun 2010 yang akhirnya
muncul gerakan penanaman refugia atau tanaman pengendali hama. Kemudian latar
belakang dari profesi yang sama dan status sosial sebagai keluarga petani,
menjadikan inisiasi pembentukan KWT sebagai wadah aktualisasi tanpa adanya
perbedaan status. Kegiatan KWT Harapan yang pada awalnya berorientasi pada
kesejahteraan anggota, setelah anggota mempunyai kemandirian secara ekonomi
kegiatan beralih pada orientasi pemeliharaan lingkungan. Lingkungan hidup
memiliki peran penting dalam keberlangsungan makhluk hidup, namun dominasi
manusia (antroposentrisme) dan maskulinitas menyebabkan eksploitasi alam.
Ekofeminisme muncul sebagai respon terhadap kerusakan lingkungan dan
subordinasi perempuan. KWT Harapan di Desa Lembah menjadi contoh nyata aksi
ekofeminisme lokal dalam memelihara keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini
bertujuan mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan upaya KWT Harapan
dalam memelihara lingkungan berkelanjutan.
Pisau analisis dalam penelitian ini menggunakan ekofeminisme oleh
Vandana Shiva mengenai upaya perempuan yang melawan kerusakan alam melalui
berbagai macam upaya. Konsep ekofeminisme dalam penelitian ini yaitu,
keanekaragaman perempuan dalam publik dan domestik yang berkaitan dengan
alam dan gerakan perempuan sebagai bentuk melestarikan alam. Metode penelitian
ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang mana
dengan menggunakan metode dan pendekatan tersebut dimaksudkan dapatmengeksplorasi upaya Kelompok Wanita Tani Harapan dalam memelihara
lingkungan berkelanjutan di Desa Lembah secara mendalam dengan
mendeskripsikannya secara terperinci. Lokasi penelitian ini berada di Desa
Lembah, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Penentuan informan dalam
penelitian ini menggunakan sampling purposeful yang mana informan dengan
kriteria yang sudah ditetapkan oleh peneliti berdasarkan pertimbangan tertentu,
jumlah informan dalam penelitian ini 7 informan. Pengumpulan data dalam
penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam
menguji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan
triangulasi metode. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui tiga tahap
yaitu, pengorganisasian data, reduksi data dan penyajian data.
Hasil Penelitian menunjukkan adanya unsur ekofeminisme dalam peran
KWT Harapan melalui kegiatan-kegiatan yang berorientasi di lingkungan pertanian
dan lingkungan hidup yang bertujuan memelihara lingkungan berkelanjutan. Hal
tersebut dibuktikan dalam beberapa kegiatan yaitu, pertanian terintegrasi ramah
lingkungan, pemanfaatan lahan pekarangan rumah, konservasi atau penghijauan,
dan kebun bibit. Kegiatan tersebut membawa dampak baik bagi lingkungan dan
dapat memotivasi masyarakat luas untuk ikut memelihara lingkungan.
Berkurangnya penggunaan bahan kimia pada pertanian, penyeimbangan eksploitasi
air dengan penghijauan, dan pelestarian keanekaragaman hayati dengan
pemanfaatan lahan pekarangan merupakan capaian yang dihasilkan dari kegiatan
yang dilakukan KWT Harapan.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 09
