Hubungan Komunikasi Interpersonal dengan Keharmonisan Keluarga pada Pasangan Pernikahan Dini di Wilayah Pertanian Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Pernikahan dini merupakan pernikahan yang apabila salah satu atau kedua
mempelai pria dan wanita berusia kurang dari 19 tahun. Kasus pernikahan dini
masih dianggap sebagai salah satu penyebab kasus perceraian tertinggi di Jawa
Timur. Hal itu disebabkan oleh kondisi emosi yang belum matang pada pasangan
pernikahan dini. Kondisi inilah yang menyebabkan pernikahan dini rentan terhadap
kerusakan keharmonisan keluarga. Komunikasi interpersonal sangat diperlukan
untuk menciptakan keharmonisan dalam sebuah keluarga. Komunikasi yang baik
akan menciptakan hubungan interpersonal yang baik dan mengurangi terjadinya
konflik. Komunikasi interpersonal terbentuk karena adanya keterbukaan, empati,
sikap mendukung, sikap positif dan kesetaraan antar pasangan. Sedangkan,
keharmonisan keluarga dapat dipengaruhi oleh beberapa aspek yaitu terciptanya
kehidupan beragama dalam keluarga, mempunyai waktu bersama dalam keluarga,
terciptanya hubungan yang baik antar anggota keluarga, saling menghargai satu
sama lain, memiliki hubungan dan ikatan yang erat antar anggota keluarga dan
memiliki kemampuan menyelesaikan konflik secara positif dan konstruktif.
Pelaku pernikahan dini umumnya memiliki kondisi emosi yang tidak stabil
sehingga akan berdampak pada komunikasi interpersonal yang buruk, komunikasi
interpersonal yang buruk akan menyebabkan terjadinya konflik yang berpengaruh
pada keharmonisan keluarga. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk
menganalisis dan mengetahui hubungan komunikasi interpersonal dengan
keharmonisan keluarga pada pasangan pernikahan dini di wilayah pertanian
Kabupaten Jember. Karakteristik responden pada penelitian ini meliputi jenis
kelamin, usia pernikahan, pendidikan terakhir, pekerjaan, pendapatan dan suku.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan metode
observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini
yaitu pasangan pernikahan dini di Kecamatan sumberbaru Kabupaten Jember yang
usia pernikahannya kurang dari 5 tahun. Jumlah sampel penelitian ini yaitu 86
responden dan pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling.
Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner komunikasi
interpersonal dan keharmonisan keluarga dengan 5 pilihan jawaban. Sebelumnya,
responden diminta untuk mengisi informed consent terlebih dahulu.
Penelitian ini menggunaksn Uji statistik korelasi Kendall’s Tau b. Hasil uji
Kendall’s Tau b didapatkan hasil nilai ρ-value = 0,001 dengan taraf signifikansi
0,05, maka ρ < α. Hipotesis alternaltif (Ha) diterima dan H0 ditolak, yaitu terdapat
hubungan komunikasi interpersonal dengan keharmonisan keluarga pada pasangan
pernikahan dini di wilayah pertanian Kabupaten Jember. Nilai koefisien korelasi (r)
0,436 yang artinya terdapat arah korelasi positif dengan kekuatan cukup antara
kedua variable. Hasil penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara
variabel komunikasi interpersonal dengan keharmonisan keluarga. Komunikasi
Interpersonal pada pasangan pernikahan dini sebagian besar dalam kategori sedang
sebanyak 61 orang (70,9%) dan keharmonisan keluarga sebagian besar dalam
kategori tinggi sebanyak 51 orang (59,3%). Perlu adanya peningkatan komunikasi
interpersonal sehingga keharmonisan keluarga semakin meningkat.
Description
Reupload File Repositori 24 Februari 2026_Teddy/Hendra
