Kebijakan Ma Ying Jeou dalam Rekonsiliasi Taiwan dengan Cina Tahun 2008- 2016
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Skripsi ini merupakan kajian sejarah politik yang membahas mengenai
rekonsiliasi anatara Taiwan dengan China pada masa kepemimpinan Ma Ying
Jeou pada tahun 2008 sampai dengan tahun 2016. Adapun rumusan masalah pada
penelitian ini yaitu (1) Apa latar belakang terjadinya rekonsiliasi antara Taiwan
dengan China pada masa kepemimpinan Ma Ying Jeou, (2) Bagaimana proses
rekonsiliasi antara Taiwan dengan China pada masa kepemimpinan Ma Ying
Jeou, (3) Apa dampak dari adanya rekonsiliasi antara Taiwan dengan China pada
masa kepemimpinan Ma Ying Jeou. Pendekatan yang digunakan dalam skripsi ini
yaitu menggunakan pendekatan ilmu politik dengan menggunakan teori struktural
fungsional yang dikemukakan oleh Talcott Parsons. Menurut Talcott Parsons,
teori ini lebih menekankan pada keteraturan sistem atau struktur dengan
mengajukan empat konsep fungsi penting untuk semua sistem tindakan. Metode
yang digunakan yaitu metode sejarah, terdiri dari heuristik, kritik, interpretasi, dan
historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketegangan dan konflik yang
terjadi antara Taiwan dan China dapat diredam pada masa kepemimpinan Ma
Ying Jeou. Ma Ying Jeou berhasil meredam ketegangan antara Taiwan dengan
China melalui kebijakan rekonsiliasi dengan membuat kesepakatan antar kedua
negara. Beberapa kesepakatan fenomenal yang dibuat antara Taiwan dengan
China yaitu Economic Cooperation Framework Agreement, Cross Strait Service
Trade Area (Lanjutan dari ECFA), serta pertemuan pemimpin antara Presiden Ma
Ying Jeou dengan Presiden Xi Jinping. Rekonsiliasi ini berdampak terhadap
kedua negara, khususnya bagi Taiwan seperti ketergantungan ekonomi, kenaikan
jumlah investasi negara, hingga terjadinya pemberontakan rakyat Taiwan.
Description
Reuploud file repositori 17 maret 2026_Firli
