Profil Representasi Simbolik Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal PISA Konten Change and Relationship Ditinjau dari Self-Efficacy

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Representasi merupakan dasar atau fondasi bagaimana peserta didik memahami ide-ide matematis dan pembentukan representasi yang tepat dapat memudahkannya dalam menyelesaikan masalah-masalah matematika. Hal ini menunjukkan pentingnya untuk peserta didik memiliki keterampilan representasi matematis. Representasi simbolik digunakan untuk mengekspresikan informasi abstrak dengan menggunakan pernyataan matematis. Representasi simbolik diperlukan untuk memudahkan peserta didik dalam menemukan solusi. Selfefficacy atau keyakinan peserta didik akan kemampuannya untuk menyampaikan ide-ide turut berkontribusi mempengaruhi keberhasilannya dalam membentuk representasi untuk menyelesaikan permasalahan matematika. Self-efficacy yang dimiliki peserta didik mendukung mereka dalam merepresentasikan ide atau gagasan matematikanya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil representasi simbolik siswa SMA dalam menyelesaikan soal PISA konten change and relationship ditinjau dari self-efficacy. Tempat dilaksanakannya penelitian ini adalah SMAN Kesamben di Kabupaten Jombang. Pemilihan subjek berdasarkan angket self-efficacy dan mempertimbangkan hasil tes representasi simbolik siswa. Angket self-efficacy berisi 10 pertanyaan menggunakan skala likert dengan lima opsi. Soal tes representasi simbolik terdiri dari 2 butir soal PISA konten change and relationship berbentuk uraian. Pengambilan data angket self-efficacy dilakukan secara online melalui Google Form, pengambilan data tes dilakukan secara langsung. Berdasarkan data angket self-efficacy dan tes representasi simbolik dipilih subjek penelitian sebanyak 6 siswa, yakni 2 siswa kategori self-efficacy tinggi, 2 siswa selfefficacy sedang, dan 2 siswa kategori self-efficacy rendah. Setelah pemilihan subjek penelitian kemudian dilaksanakan wawancara kepada enam subjek yang terpilih. Data hasil tes representasi simbolik dan wawancara dianalisis sesuai dengan indikator representasi simbolik. Berdasarkan hasil analisis profil representasi simbolik dalam menyelesaikan soal PISA konten change and relatioship ditinjau dari self-efficacy, siswa dengan self-efficacy tinggi membuat persamaan dari representasi verbal yang diberikan pada soal disertai dengan keterangan simbol secara jelas, siswa membuat konjektur berdasarkan model matematika yang telah ditulis dengan tepat, serta menyelesaikan masalah dengan melibatkan ekspresi matematis secara sistematis. Siswa dengan self-efficacy sedang membuat persamaan dari representasi verbal yang diberikan, namun tidak melengkapinya dengan keterangan simbol. Siswa membuat konjektur berdasarkan model matematika yang telah ditulis tetapi tidak menjelaskan alasan dalam penentuan konjektur tersebut. Mereka juga melakukan penyelesaian masalah dengan melibatkan ekspresi matematis. Siswa dengan selfefficacy rendah membuat persamaan dari representasi verbal yang diberikan, namun tidak melengkapinya dengan keterangan simbol. Siswa kesulitan dan ragu-ragu dalam membuat konjektur berdasarkan model matematika yang telah ditulis serta siswa cenderung mudah menyerah tidak menyelesaikan masalah dengan melibatkan ekspresi matematis.

Description

Reupload File Repositori 10 Februari 2026_Yudi/Rega

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By