Implementasi Back Rolling Massage pada Ibu Post Partum dengan Menyusui Tidak Efektif di RSUD dr. Haryoto Lumajang
| dc.contributor.author | Azka Seftia Faza Anestama | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-09T08:49:06Z | |
| dc.date.issued | 2026-05-12 | |
| dc.description | Finalisasi 9 Juli 2026_Yudi | |
| dc.description.abstract | Masa post partum merupakan periode penyesuaian fisiologis dan psikologis ibu setelah persalinan yang seringkali disertai dengan masalah menyusui tidak efektif yang berdampak pada pengeluaran ASI akibat ketidakadekuatan suplai ASI. ASI merupakan nutrisi utama bagi bayi yang mengandung gizi seimbang serta antibodi untuk kekebalan tubuh bayi. Sehingga proses menyusui perlu diperhatikan agar berjalan optimal. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi dan kelancaran ASI adalah back rolling massage. Tujuan penulisan laporan tugas akhir ini adalah untuk mengidentifikasi status menyusui pada ibu post partum setelah dilakukan implementasi back rolling massage. Desain laporan tugas akhir ini menggunakan studi kasus. Partisipan yaitu ibu post partum spontan hari pertama yang dirawat di Ruang Teratai RSUD dr. Haryoto Lumajang, mengalami 80% kriteria mayor menyusui tidak efektif dan bersedia menjadi partisipan. Metode yang digunakan yakni wawancara, observasi, dokumentasi. Intervensi yang diberikan yaitu back rolling massage yang dilakukan selama 15 menit 1 kali sehari selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ny. S mengalami 83% data mayor menyusui tidak efektif dan setelah dilakukan implementasi back rolling massage selama 3 hari, terjadi peningkatan status menyusui pada Ny. S yang menunjukkan bahwa ASI nya sudah mulai lancar, kelelahan kecemasan maternal menurun, perlekatan bayi pada payudara ibu meningkat, bayi menghisap secara terus menerus, BAK bayi sudah 9x/hari dalam 24 jam, dan suplai ASI yang adekuat meningkat. Implementasi back rolling massage terbukti efektif dapat meningkatkan produksi dan pengeluaran ASI, serta memperbaiki status menyusui pada ibu post partum. Bagi pasien dan keluarga, disarankan melakukan back rolling massage secara mandiri untuk meningkatkan kelancaran ASI. Bagi perawat, intervensi ini perlu dioptimalkan melalui dukungan aktif suami serta penyediaan fasilitas rawat gabung. serta peneliti selanjutnya, diharapkan dapat memfokuskan pada pemenuhan nutrisi ibu sebagai faktor utama dalam mengatasi menyusui tidak efektif. | |
| dc.description.sponsorship | Nurul Hayati, S.Kep.,Ners.,M.Kep., Dwi Ochta Pebriyanti, S.KM.,M.KKK., | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10903 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | ibu post partum | |
| dc.subject | menyusui tidak efektif | |
| dc.subject | Back Rolling Massage | |
| dc.title | Implementasi Back Rolling Massage pada Ibu Post Partum dengan Menyusui Tidak Efektif di RSUD dr. Haryoto Lumajang | |
| dc.type | Other |
