mplementasi Pemberdayaan Kewirausahaan Sosial di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) (Studi Deskriptif di LKSA Husnul Khotimah Kelurahan Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Anak terlantar, yatim piatu, dan anak dari keluarga dengan kondisi
ekonomi lemah sering menghadapi berbagai permasalahan, seperti kurangnya
kasih sayang orang tua, tidak memiliki tempat tinggal, minimnya bimbingan
dalam mempersiapkan masa depan, serta putusnya pendidikan. Oleh karena itu,
mereka membutuhkan tempat yang dapat memberikan perlindungan, pemenuhan
kebutuhan, dan peningkatan kesejahteraan sosial. Lembaga Kesejahteraan Sosial
Anak Husnul Khotimah, yang berlokasi di Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi,
merupakan salah satu lembaga sosial yang berfokus pada kesejahteraan anak,
terutama dalam memberikan bantuan pendidikan. Selain itu, LKSA Husnul
Khotimah juga menyelenggarakan berbagai program dan kegiatan yang bertujuan
untuk membekali anak asuh dengan keterampilan kerja, sehingga mereka dapat
lebih siap menghadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat dan merintis
karir.
Tujuan penelitian berdasarkan fenomena tersebut yaitu untuk mengetahui,
menganalisis, dan mendeskripsikan tentang tahapan implementasi program
wirausaha sosial melalui praktik kerja pada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak
Husnul Khotimah Rogojampi Banyuwangi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu
pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penentuan
lokasi penelitian ini menggunakan purposive area. Teknik penentuan informan
menggunakan purposive sampling artinya peneliti memiliki kriteria atau
pertimbangan tersendiri dalam menentukan kedua hal tersebut dengan dua
informan pokok dan tiga informan tambahan. Teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data
berdasarkan pendapat Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data,
display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan
peneliti ialah menggunakan triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, LKSA Husnul Khotimah telah
menerapkan program kewirausahaan untuk meningkatkan keterampilan anak asuh
melalui praktik kerja, khususnya dalam budidaya maggot dan produksi susu
kedelai. 1. Tahap Persiapan. Pada tahapan persiapan LKSA Husnul Khotimah
menganalisis latar belakang program kewirausahaan secara mendalam untuk
menemukan kebermanfaatan program terhadap peningkatan kemampuan anak
asuh. Berdasarkan analisis tersebut ditentukan 2 program kewirausahaan yang
sesuai yaitu budidaya maggot dan produksi susu kedelai. 2. Tahap Pengembangan
Kontak dengan Komunitas. Tahapan ini sebagai upaya pengembangan relasi
dengan komunitas yang lebih bermakna atau pengembangan kontak yang baik
dengan berbagai pihak untuk mempercepat dan mempermudah penyampaian
tujuan program. Salah satunya bekerja sama dengan pedagang sayur untuk
memperoleh bahan pakan maggot dan koperasi sekolah untuk memasarkan susu
kedelai.3. Tahap Pengumpulan data dan Informasi. Pada program kewirausahaan
budidaya maggot, pengurus LKSA akan melakukan penggalian data berupa
kebutuhan budidaya maggot dimulai dari bahan baku, alat pendukung hingga
tujuan budidaya dan pemasaran produk hasil budidaya. Pengumpulan data dan
informasi juga diterapkan dalam program kewirausahaan produksi susu kedelai.
Pengurus LKSA melakukan analisis terhadap pengolahan kedelai seperti proses
pembuatan susu kedelai. 4. Tahap Perencanaan data dan Informasi. Pengumpulan
data ini bertujuan untuk memastikan kesiapan program, baik dari segi sumber
daya maupun strategi pelaksanaannya, menentukan mitra kerja sama yang tepat,
seperti instansi atau perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan program,
menganalisis kebutuhan dan peluang pasar, misalnya dalam budidaya maggot,
mereka perlu mengetahui jumlah bebek atau ayam di peternakan mitra agar dapat
menyesuaikan produksi maggot yang dibutuhkan
Tahap Pelaksanaan. Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan pemberian
edukasi dari pengurus yang bertugas kepada anak-anak asuh. Edukasi yang
diberikan juga terkait dasar-dasar budidaya maggot dan produksi susu kedelai
serta bagaimana menjalankannya, hal ini tentu membutuhkan praktik kerja. Tahap
Evaluasi, Evaluasi dari program ini adanya kelemahan dari program budidaya
maggot yaitu terkendala modal yang belum mencukupi untuk upgrade sarana dan
prasarana. Pada produksi susu kedelai masih terkendala terhadap kemampuan
anak asuh baru sebagai penerus alumni untuk memasarkan produknya.Tahap
Terminasi, Tahap terminasi merupakan tahap pengakhiran sebagai penentu untuk
anak asuh dinilai mereka bisa menjalankan program ini secara mandiri. Melalui
kegiatan kewirausahaan ini, LKSA Husnul Khotimah memperoleh pendapatan
untuk memecahkan masalah sosial masyarakat.
Description
Reupload file repositori 18 februari 2026_ratna/dea
