Proses Adopsi Sistem Rorak Pada Kopi Arabika di Desa Rejoagung Kecamatan Sumberwringin Kabupaten Bondowoso

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses adopsi sistem rorak pada kopi arabika. Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari-Februari 2025. Dilaksanakan di Desa Rejoagung Kecamatan Sumberwringin Kabupaten Bondowoso. Penelitian ini menggunakan teori Rogers (2003) mengenai proses adopsi inovasi yang terdiri dari 5 tahapan yakni Tahap Pengetahuan, Tahap Persuasi, Tahap Keputusan, Tahap Implementasi, dan Tahap Konfirmasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Penentuan informan menggunakan metode purposive Method atau secara sengaja. Penentuan informan sesuai dengan kriteria tertentu. Metode pngumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis Miles dan Huberman terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian terdapat 5 tahapan adopsi inovasi rorak yakni: 1) Tahap Pengetahuan petani desa Rejoagung mengenal inovasi rorak hanya memanfaatkan dahan kering dan gulma disekitar tanaman kopi arabika. Tetapi pada saat sekolah lapang di P4S Sekolah Kopi Raisa Bondowoso pada tahun 2022 ada berbagai bahan yang bisa di masukan ke lubang rorak selain gulma dan dahan kering. Petani mengetahui cara pembuatan dan manfaat inovasi rorak. Kebutuhan akaan solusi sebagai pupuk organik dan kesuburan tanah sehingga petani petani menerima informasi tentang inovasi rorak. 2) Tahap Persuasi petani membentuk sikap suka dan menerima inovasi rorak dengan karakteristik inovasi terdiri dari keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, uji coba, dan mengamati. 3) Tahap Keputusan petani memutuskan menerima untuk menerapkan inovasi rorak yang berawal dari pelatihan sekolah lapang kopi arabika, kemudian dilanjutkan membuat sendiri oleh petani kopi arabika Desa Rejoagung. 4) Tahap Implementasi yang dilakukan petani yaitu membuat inovasi rorak dengan sesuai informasi yang didapat dan tidak pernah ada perubahan baik dari segi pembuatannya atau bahan yang digunakan oleh petani kopi arabika. 5) Tahap konfirmasi petani semua mengadopsi hingga mengadopsi lanjutan.

Description

Reupload file repositori 5 februari 2026_PKL Fani/Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By