Identifikasi dan Karakterisasi Gen Tubby-Like Protein pada Kentang (Solanum Tuberosum L.) Melalui Analisis Bioinformatika
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas matematika dan ilmu pengetahua alam
Abstract
Kentang (Solanum tuberosum L.) ada di posisi kelima dalam komoditas
tanaman utama dunia setelah tebu, jagung, gandum, dan padi. Kentang berasal dari
Pegunungan Andes, Peru-Bolivia dan menjadi salah satu makanan pokok dunia
termasuk Indonesia. Kentang tidak hanya menjadi tanaman pangan di Indonesia,
tetapi juga masuk ke dalam kategori komoditas sayuran dengan produksi tinggi.
Harga komoditas pangan dunia yang melonjak turut berkontribusi terhadap
kerawanan pangan dunia termasuk Indonesia yang masih bergantung pada impor
akan mengancam pencapaian ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu,
diversifikasi pangan perlu dilakukan dengan pemanfaatan sumber daya lokal salah
satunya kentang. Produksi kentang memiliki beberapa tantangan, salah satu
tantangan terbesar yang dihadapi adalah perubahan iklim global yang menyebabkan
peningkatan suhu lingkungan.
Upaya meningkatkan toleransi kentang terhadap kekeringan dilakukan
dengan pendekatan molekuler melalui identifikasi gen Tubby-like Protein (TLP)
yang merespon terhadap cekaman kekeringan melalui analisis bioinformatika.
Penelitian sebelumnya terkait fungsi dari gen TLP telah menyebutkan apabila dapat
berperan terhadap fisiologis tanaman, termasuk pertumbuhan, perkembangan
tanaman, ketahanan terhadap penyakit, dan respon cekaman abiotik. Data protein
Tubby-like protein (TLP) dari tanaman model Arabidopsis thaliana dilakukan
melalui pendekatan bioinformatika yang berbasis web. Data dikumpulkan dari
website NCBI dan diekstraksi menggunakan website Phytozome v13. Sifat fisika
kimia protein dianalisis menggunakan website Expasy ProtParam. Struktur gen
dianalisis menggunakan website GSDS 2.0. Lokalisasi protein dianalisis
menggunakan website CELLO v2.5 dan WoLF PSORT, kemudian divisualisasi
dengan software TBTools-II. Analisis cis-acting dilakukan menggunakan website
PlantCare dan divisualisasi dengan software TBTools-II. Pembuatan pohon
filogenetik untuk mengetahui kedekatan evolusi dilakukan dengan menggunakan
software MEGA 11.
Hasil dari karakterisasi gen TLP pada genom kentang ikut terlibat dalam
transkripsi gen selama pertumbuhan dan perkembangan, serta respon terhadap stres
dan hormon. Berdasarkan keberadaan gen TLP pada genom kentang hasil ekstraksi,
kemudian diketahui sifat protein gen TLP adalah basa dan hidrofilik serta lokasinya
paling banyak ditemukan di daerah nukleus. Keberadaan beberapa elemen cis pada
gen TLP di genom kentang seperti ABRE yang merespon terhadap hormon ABA
dan MBS yang merespon terhadap stres akibat kekeringan menunjukkan potensi
pengembangan varietas kentang tahan kekeringan menggunakan gen TLP.
Description
Reupload file repository 9 februari 2026_agus/feren
