Green Synthesis AgNPs Dengan Bioreduktor Ekstrak Air Daun Ungu (Graptopyhllum pictum (L.) Griff Dan Uji Aktivitasnya Sebagai Antioksidan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Nanopartikel perak (AgNPs) merupakan salah satu perkembangan nanoteknologi dengan ukuran berkisar antara 1–100 nm karena sifat fisikokimia serta aplikasinya. Metode sintesis hijau untuk nanopartikel perak memiliki banyak keunggulan karena memanfaatkan senyawa bioaktif, yaitu polifenol atau senyawa fenolik seperti flavonoid, tanin, alkaloid, steroid, dan saponin yang berasal dari tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan fenolik total dari ekstrak air daun ungu, yang selanjutnya akan disintesis, dikarakterisasi, dan diuji aktivitasnya sebagai antioksidan. Hasil penentuan Total Phenolic Content (TPC) menggunakan metode Folin–Ciocalteu pada konsentrasi optimum untuk sintesis adalah 0,50% sebesar 13,782 ± 0,050 mg GAE/100 mL. Komposisi optimum sintesis AgNPs daun ungu diperoleh dengan perbandingan volume antara ekstrak air daun ungu, AgNO₃ 4,6 mM, dan akuabidest (0,5:5:2 v/v) pada suhu 65 °C selama 30 menit. Hasil karakterisasi menunjukkan panjang gelombang maksimum pada 403 nm dengan nilai absorbansi sebesar 0,8630. Kelompok fenolik diidentifikasi menggunakan spektroskopi FT-IR dari ekstrak air daun ungu, yang berfungsi sebagai bioreduktor dan agen penutup (capping agent) dalam sintesis hijau AgNPs. Diameter rata-rata ukuran partikel (z-average) adalah 70,1 nm dengan tipe polidispersitas sedang berdasarkan nilai PI sebesar 0,371 serta berbentuk sferis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nanopartikel perak memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC₅₀ sebesar 53,0 ± 0,668 µg/mL, sehingga termasuk dalam kategori antioksidan kuat dan memiliki aktivitas yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak air daun ungu.
Description
Reupload File Repositori 10 Februari 2026_Yudi/Rega
