Model Pemberdayaan Mustahik Dalam Program Bondowoso Makmur Pada Baznas Bondowoso: Perspektif Biaya Transaksi
| dc.contributor.author | Ghaza Al-Ghifari | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-11T02:20:18Z | |
| dc.date.issued | 2025-05-08 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 11 Maret 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini membahas tentang sebuah fenomena yang terjadi pada program Bondowoso Makmur, khususnya dalam distribusi bantuan alat usaha produktif, program Bondowoso Makmur merupakan bagian dari program zakat produktif yang dikelola oleh BAZNAS Bondowoso. Penelitian ini dilatar belakangi oleh dua hal yaitu, adanya sebuah fenomena yang menyebabkan kegagalan program yaitu tindakan moral hazard dan temuan dari penelitian-penelitian sebelumnya mengenai adanya permasalahan dalam model pemberdayaan yang BAZNAS daerah lainnya terapkan pada program yang berkaitan dengan zakat produktif. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan analisis deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap penyebab terjadinya fenomena tersebut serta menemukan solusi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tindakan moral hazard yang dilakukan oleh mustahik disebabkan oleh adanya adverse selection yang dilakukan oleh pihak BAZNAS Bondowoso, dimana mustahik yang tidak memenuhi kriteria tetap dipilih karena mereka merupakan rekomendasi dari pihak eksternal yang memiliki jabatan di pemerintahan daerah dan hal ini juga berkaitan dengan moral hazard karena pihak BAZNAS Bondowoso tidak mematuhi SOP (standar operasional prosedur) yang telah mereka tetapkan. Mustahik dalam program Bondowoso Makmur dapat dikategorikan kedalam dua kategori yaitu mustahik yang informasinya asimetris dan mustahik yang informasinya simetri. Mustahik asimetris informasi merupakan mustahik rekomendasi dari pihak eksternal dan mereka yang mengajukan atas kehedak sendiri, mustahik kategori ini memiliki karakteristik yang sulit untuk diidentifikasi, dan hal ini bisa mengarahkan pada tindakan-tindakan yang dapat membuat program cenderung gagal seperti moral hazard. Sedangkan mustahik simetri informasi merupakan mustahik hasil temuan BAZNAS Bondowoso, mustahik kategori ini cenderung berhasil karena pihak BAZNAS mengetahui karakteristik mereka. Pada model pemberdayaan yang diterapkan oleh pihak BAZNAS sudah cukup baik, akan tetapi pihak BAZNAS masih belum melibatkan tenaga ahli pada tahap mentoring, selain dapat meningkatkan peluang keberhasilan, melibatkan tenaga ahli juga dapat membuat pengeluaran untuk biaya transaksi lebih efisien. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. Zainuri, M.Si Dosen Pembimbing Anggota: Okyviandi Putra Erlangga, S.Ei., M.SEI | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5117 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ekonomi dan Bisnis | |
| dc.subject | Biaya Transaksi | |
| dc.subject | Program Bondowoso Makmur | |
| dc.subject | Model Pemberdayaan | |
| dc.title | Model Pemberdayaan Mustahik Dalam Program Bondowoso Makmur Pada Baznas Bondowoso: Perspektif Biaya Transaksi | |
| dc.type | Other |
