Keperawatan Pasien Keletihan Akibat Anemia dengan Terapi Relaksasi Slow Deep Breathing di Ruang Melati Rsud Dr. Haryoto Lumajang

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Anemia merupakan keadaan jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) kurang dari nilai normal (12 g/dl). Kadar Hb yang rendah dapat menyebabkan pasokan oksigen dalam jaringan tidak tercukupi sehingga jantung akan bekerja lebih keras untuk menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh, akibatnya tubuh akan kekurangan energi dan mengalami kelelahan yang ekstrem sehingga menimbulkan masalah keperawatan keletihan. Terapi relaksasi Slow Deep Breathing (SDB) memungkinkan untuk meningkatkan pasokan oksigen ke seluruh tubuh sehingga tubuh akan memperoleh energi dan mampu untuk menurunkan tingkat keletihan yang dirasakan. Tujuan tugas akhir ini untuk menggambarkan pengaruh implementasi terapi relaksasi SDB pada pasien anemia dengan masalah keperawatan keletihan di Ruang Melati RSUD Dr. Haryoto Lumajang. Laporan tugas akhir ini menggunakan desain studi kasus. Partisipan studi kasus adalah 1 pasien perempuan yang didiagnosis medis anemia, sedang dirawat di Ruang Melati RSUD Dr. Haryoto Lumajang, dalam kondisi sadar penuh, bersedia menandatangani form informed consent, memenuhi seluruh kriteria mayor masalah keperawatan keletihan (merasa energi tidak pulih walaupun telah tidur, merasa kurang tenaga, mengeluh lelah, tidak mampu mempertahankan aktivitas rutin dan tampak lesu), bersifat kooperatif dan tidak mengalami penyakit kronis lain. Intervensi yang dilakukan pada partisipan adalah pemberian terapi relaksasi SDB selama 7 hari dengan frekuensi 2x sehari dan durasi kurang lebih sekitar 15 menit. Setelah dilakukan terapi relaksasi Slow Deep Breathing didapatkan tingkat keletihan partisipan sudah menurun ditandai dengan gejala seperti terasa lemas, tidak memiliki tenaga, mudah merasa lelah, dada terasa sesak saat makan dan berbaring, tidak mampu beraktivitas dan tampak lesu juga sudah mulai berkurang pada hari ke-7. Skor tingkat keletihan partisipan menggunakan instrument Fatigue Assessment Scale (FAS) juga sudah menurun dari 31 (keletihan sedang) turun menjadi 20 (Normal). Dari hasil ini diharapkan partisipan dapat melanjutkan intervensi SDB secara mandiri dan perawat dapat mengedukasi pada pasien anemia lainnya tentang intervensi SDB untuk menurunkan tingkat keletihan. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan menelusuri lebih lanjut lagi terkait riwayat penyakit dahulu dan komplikasi yang dialami partisipan.

Description

Reupload File Repositori 5 Februari 2026_Rudy K/Lia

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By