Pengembangan Soal AKM Konten Geometri dan Pengukuran Berbasis CRT Tema Keanekaragaman Ijen Geopark Untuk Siswa Fase D Berbantuan Quizizz
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh wawancara bersama guru matematika di SMPN 1 Bondowoso yang menunjukkan bahwa siswa masih belum terbiasa dengan soal AKM yang mana lebih sering diberikan tipe soal yang membutuhkan keterampilan berpikir tingkat rendah /Lower Order Thinking Skill (LOTS). Konteks yang dipilih pada penelitian ini yaitu CRT (budaya) dengan tema keanekaragaman Ijen Geopark. Konteks ini dipilih supaya siswa lebih mudah dalam memahami soal AKM karena mengintegrasikan budaya siswa ke dalam proses pembelajaran. CRT menggunakan pengetahuan budaya, pengalaman sebelumnya, dan referensi siswa untuk membuat pembelajaran lebih relevan dan efektif, dalam konteks matematika. Kondisi tersebut mendorong peneliti untuk mengembangkan soal AKM yang meliputi soal AKM domain geometri dan pengukuran, petunjuk pengerjaan, kisi-kisi soal, pembahasan dan kunci jawaban, serta pedoman penyekoran soal.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D, yang terdiri dari tahapan define, design, develop, dan disseminate. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan soal AKM yang valid, reliabel, efektif, praktis, memiliki tingkat kesukaran yang baik, daya pengecoh, dan daya pembeda. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas 7C di SMPN 1 Bondowoso. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan tes, sedangkan metode analisis data mencakup validasi, reliabilitas, tingkat kesukaran soal, daya pembeda, daya pengecoh, kepraktisan, dan keefektifan.
Model yang digunakan yaitu 4D. Proses pengembangan dimulai dari tahap pendefinisian (define) yang terdiri dari analisis awal akhir, analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep, dan spesifikasi tujuan. Pada tahap perancangan (design) terdiri dari penyusunan kriteria tes, pemilihan media berupa penggunaan Quizizz,
pemilihan format, dan rancangan awal. Tahap pengembangan (develop) terdiri dari validasi ahli dengan hasil akhir nilai 𝑉𝑎=3,89 serta uji coba produk. Uji coba produk mencakup uji keterbacaan soal oleh 8 siswa SMP di Bondowoso (nonsubjek) dan uji lapangan dengan subjek 30 siswa kelas 7C SMP Negeri 1 Bondowoso. Diakhiri dengan tahap penyebaran (disseminate) yang dilakukan secara online melalui media sosial peneliti.
Analisis data menunjukkan hasil bahwa tingkat keefektifan soal mencapai 83% dan tingkat kepraktisan sebesar 89%. Nilai koefisien reliabilitas sebesar 𝑟11=0,53, menunjukkan reliabilitas yang cukup. Soal AKM memiliki tiga tingkat kesukaran yang tergolong baik. Daya pengecoh berfungsi hanya pada 3 soal (nomor 4, 5, dan 6) dari 6 soal pilihan ganda yang diujicobakan. Selain itu, sebanyak 6 soal (nomor 4, 5, 6, 8, 9, dan 10) dari total 10 soal memiliki daya pembeda yang baik. Hasil ini menunjukkan bahwa instrumen asesmen yang dikembangkan memiliki kualitas baik dan layak digunakan dalam pembelajaran matematika.
