Uji Kompatibilitas Pertumbuhan dan Viabilitas Trichoderma asperelloides pada Perlakuan Pelapisan Pupuk NPK secara In Vitro
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Pemupukan merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk mencapai produktivitas yang tinggi, terutama untuk memenuhi kebutuhan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman (Budiargo et al., 2015). Kebutuhan sebagian nutrisi tersebut dapat diperoleh dengan pemberian pupuk bagi tanaman. Pupuk yang banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman adalah pupuk NPK. Pupuk NPK merupakan pupuk majemuk yang terdiri dari tiga unsur hara makro esensial, seperti unsur nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) yang merupakan unsur hara penting yang dibutuhkan tanaman (Widodo et al., 2016). Nitrogen berperan dalam proses penyusunan klorofil, asam amino, protein, alkaloid, dan protoplasma. Fosfor berfungsi untuk mentransfer dan pemenyimpanan energi, serta termasuk komponen penting penyusun asam nukleat, nukleotida, dan koenzim, ketersediaan fosfor yang rendah akan berpengaruh pada pertumbuhan pada tanaman. Sementara itu, kalium berfungsi untuk menjaga keseimbangan osmotik, membantu transportasi hasil fotosintesis melalui floem, serta mendukung proses fotosintesis. Konsentrasi yang tepat unsur K dapat meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, dan sifat pertumbuhan lainnya (Astuti et al., 2019). Tingginya kebutuhan pupuk yang diperlukan untuk melakukan budidaya membuat petani cenderung bergantung terhadap penggunaan pupuk kimia. Penggunaan pupuk kimia yang sangat berlebih sering dianggap mampu untuk memaksimalkan pertumbuhan dan mampu meningkatkan hasil produksi, tetapi tindakan tersebut akan menyebabkan kerusakan dan menimbulkan dampak negatif, seperti degradasi kesuburan tanah, pencemaran lingkungan akibat residu, serta ketergantungan tanaman terhadap input eksternal (Halawa et al., 2025). Selain itu, infiltrasi terhambat yang bisa menyebabkan terjadinya akumulasi hara tertentu yang mengakibatkan pencemaran lahan dan bisa menghambat pertumbuhan dan juga perkembangan tanaman (Mulyati et al., 2021).
Description
Finalisasi Maya_08 September 2026
