Respons Masyarakat Menghadapi Risiko Dan Dampak Pencemaran Limbah Cair Home Industri Tahu di Dusun Tambaksari

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik

Abstract

Penelitian dilakukan di Dusun Tambaksari, wilayah yang terdampak langsung aktivitas pembuangan limbah cair industri tahu. Penelitian dilakukan karena pencemaran lingkungan tidak hanya berdampak pada ekologis namun mempengaruhi relasi sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis risiko dampak pencemaran limbah cair dari industri tahu serta menggambarkan respons dan relasi sosial masyarakat Dusun Tambaksari akibat pencemaran limbah cair industri tahu. Manfaat penelitian untuk menambah ilmu pengetahuan dalam bidang sosial dan lingkungan mengenai masyarakat risiko terhadap isu lingkungan. Penelitian ini menggunakan teori masyarakat risiko(Ulrich Beck),menekankan dalam masyarakat modern risiko tidak terdistribusi secara merata, sehingga distribusi risiko dan kemakmuran sering kali berketimpangan. Efek boomerang juga menunjukkan risiko yang awalnya mengenai masyarakat akan berdampak pada pelaku industri itu sendiri. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus sehingga bisa menganalisis lebih dalam mengenai fenomena yang terjadi. Teknik dalam menemukan informan dengan cara teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi penelitian. Hasil penelitian menunjukan dampak pencemaran yang disebabkan pembuangan limbah cair home industri tahu di Dusun Tambaksari bahwa limbah cair yang dibuang secara langsung ke sungai tanpa pengolahan dapat menyebabkan pencemaran berupa air sungai keruh, berbau tidak sedap dan tidak layak untuk digunakan. Masyarakat menunjukan sikap respons sosial yang cenderung pasif tanpa ada perlawanan terbuka, hal ini terjadi karena ketergantungan sosial ekonomi terhadap industri tahu baik secara pemilik dan karyawan. Kedekatan sosial dan nilai keharmonisan antar masyarakat mempengaruhi sikap diam terhadap pencemaran limbah. Analisis yang telah dilakukan dengan menggunakan perspektif masyarakat risiko menunjukkan adanya ketimpangan dalam distribusi risiko dan manfaatnya. Keuntungan ekonomi dinikmati pemilik usaha tetapi kerugian akibat pencemaran limbah ditanggung oleh masyarakat sekitar. Ketimpangan yang terjadi memicu efek boomerang dimana pencemaran akhirnya akan berdampak negatif kepada pemilik usaha dan pekerja serta dapat menurunkan kualitas hidup di sekitar industri tahu.

Description

Reupload Repositori File 16 Maret 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By