Pengembangan E-Modul Etno-STEM Terintegrasi Batik Lokal Situbondo untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa pada Pembelajaran IPA SMP
| dc.contributor.author | Siti Muliana | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-06T02:56:32Z | |
| dc.date.issued | 2025-03-10 | |
| dc.description | Reupload file Repositori 6 Februari 2026_Kholif/Keysa | |
| dc.description.abstract | Urgensi penelitian ini muncul dari rendahnya keterampilan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran sains yang masih menjadi tantangan besar di dunia pendidikan. Di era Revolusi Industri 4.0, kemampuan berpikir kreatif sangat dibutuhkan agar siswa dapat beradaptasi dengan perubahan teknologi yang cepat dan kompleks (Adha et al., 2020). Namun, penelitian oleh Samudera et al. (2023) dan Supiadi et al. (2023) menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kreatif masih belum berkembang secara optimal dalam pembelajaran di sekolah, terutama dalam mata pelajaran sains yang sering dianggap abstrak dan sulit dipahami. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya bahan ajar yang mampu menghubungkan konsep sains dengan pengalaman nyata siswa, sehingga pembelajaran cenderung bersifat teoretis (Sari & Manurung, 2021). Inovasi dalam bahan ajar seperti E-Modul juga masih terbatas, terutama yang mengintegrasikan aspek budaya lokal sebagai konteks pembelajaran. Padahal, pendekatan berbasis budaya dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman siswa karena lebih dekat dengan kehidupan mereka (Nurhayati et al., 2021). Dengan demikian, penelitian ini sangat penting untuk mengembangkan EModul Etno-STEM terintegrasi batik lokal Situbondo yang dapat menghubungkan konsep STEM dengan budaya lokal, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan, interaktif, dan mampu meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Tujuan pengembangan ini adalah untuk mengkaji validitas, kepraktisan, dan efektivitas EModul Etno-STEM terintegrasi batik lokal Situbondo untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA SMP. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan fokus pada pengembangan E-Modul Etno-STEM yang terintegrasi dengan batik lokal Situbondo. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Teknik dan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari beberapa komponen. Untuk data validitas, skor yang diperoleh dari validator didapatkan melalui teknik angket dan menggunakan instrumen lembar validasi. Data kepraktisan diperoleh dari observer dengan menerapkan teknik observasi dan menggunakan lembar keterlaksanaan kegiatan sebagai instrumen. Efektivitas diukur melalui hasil tes siswa yang meliputi pretest dan posttest, menggunakan lembar tes keterampilan berpikir kreatif sebagai instrumen, serta respon siswa yang dikumpulkan melalui teknik angket dengan instrumen angket respon siswa. Hasil analisis validitas produk E-Modul Etno-STEM menunjukkan persentase rata-rata validitas pada angka 92% dengan kriteria sangat valid atau layak untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas karena telah memenuhi kelayakan dari segi format, isi/materi, bahasa, dan kegrafisan. Hasil analisis data kepraktisan berdasarkan lembar keterlaksanaan pembelajaran memperoleh persentase rata-rata sebesar 95,2% dengan kategori sangat praktis. Kepraktisan berarti produk yang dihaslikan mudah digunakan oleh siswa dan dapat diterapkan secara praktis di lapangan. Hasil analisis nilai pretest-posttest keterampilan berpikir kreatif memperoleh nilai N-gain sebesar 0,62 dengan kategori sedang, keterampilan berpikir kreatif siswa mengalami peningkatan setelah menggunakan E-Modul Etno-STEM. Respon siswa terhadap penggunaan E-Modul Etno-STEM berada di persentase 88% dengan kategori respon sangat baik. E-Modul dinilai efektif dan sangat baik sebagai bahan ajar yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya produk yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Demikian E-Modul Etno-STEM terintegrasi batik lokal Situbondo layak digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Panji. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Nur Ahmad, S.Pd., M.PFis. DPA : Rusdianto, S.Pd., M.Kes. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1971 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | e-modul | |
| dc.subject | etno-stem | |
| dc.subject | keterampilan berpikir kreatif | |
| dc.title | Pengembangan E-Modul Etno-STEM Terintegrasi Batik Lokal Situbondo untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa pada Pembelajaran IPA SMP | |
| dc.type | Other |
