Transformasi Digital Layanan Electronic Identity Card: Studi Komparatif Pengembangan E-Government di Indonesia dan Malaysia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Transformasi digital layanan administrasi kependudukan merupakan salah satu
agenda prioritas dalam meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas pelayanan publik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan membandingkan pengembangan
e-government pada transformasi digital layanan electronic identity card di
Indonesia dan Malaysia. Metode yang digunakan adalah literature review dengan
pendekatan analisis konten kualitatif menggunakan perangkat lunak NVivo 12 Pro.
Data diperoleh dari 20 artikel ilmiah terindeks internasional dan 3 dokumen resmi
negara yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan Digital Transformation
Readiness Assessment (DRA) Framework dari UNDP yang mencakup lima pilar:
People, Connectivity, Government, Regulation, dan Economy, kemudian dianalisis
menggunakan teori elemen sukses pengembangan e-government Indrajit (2016)
yang terdiri dari Support, Capacity, dan Value. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Indonesia dan Malaysia sama-sama memiliki komitmen terhadap
transformasi digital layanan identitas elektronik, namun berada pada tahapan yang
berbeda. Indonesia masih dalam proses membangun fondasi digital yang kokoh
melalui e-KTP, sementara Malaysia telah mengembangkan MyKad menjadi smart
ID card multifungsi yang terintegrasi dengan layanan publik dan sektor swasta
secara luas. Dari sisi elemen Support, Malaysia unggul dalam kelengkapan
ekosistem regulasi digital yang dibangun sejak 1997, sedangkan Indonesia masih
memperkuat landasan hukumnya. Dari sisi Capacity, Indonesia menghadapi
kesenjangan infrastruktur telekomunikasi dan rendahnya literasi digital, sementara
Malaysia memiliki kapasitas infrastruktur dan Human Capital Index yang lebih
tinggi. Dari sisi Value, MyKad menghadirkan manfaat yang lebih luas dan langsung
dirasakan masyarakat, sementara e-KTP masih terhambat oleh proses administrasi
manual yang berjalan paralel. Secara keseluruhan, jaringan ketiga elemen sukses e
government Malaysia relatif lebih seimbang, dan keberhasilan transformasi digital
sangat bergantung pada sinergi antara dukungan politik, kapasitas sumber daya, dan
nilai nyata bagi masyarakat.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 13 Juli 2026_Kholif Basri
Citation
Harvard Style
