Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match (MAM) Berbantuan Media Flashcard Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Fungi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran "Make a Match" berbantuan media flashcard terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik pada materi fungsi di kelas X SMA Negeri 3 Jember. Berpikir kritis merupakan keterampilan tingkat tinggi yang penting dalam menghadapi tantangan abad 21, yang melibatkan proses penalaran, analisis, dan pengambilan keputusan secara rasional. Hasil belajar peserta didik sendiri mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, yang dipengaruhi oleh faktor internal seperti minat dan motivasi, serta faktor eksternal seperti lingkungan belajar. Model pembelajaran Make a Match merupakan pendekatan kolaboratif yang melibatkan diskusi dan pencocokan kartu soal dan jawaban, yang didukung oleh media flashcard berupa kartu berisi gambar dan teks. Penggunaan media ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi, pemahaman, serta partisipasi aktif peserta didik selama proses belajar berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen, dilakukan di SMA Negeri 3 Jember pada semester ganjil tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, wawancara, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, ANAKOVA dan uji independent sample T-test untuk mengetahui pengaruh signifikan dari model pembelajaran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Make a Match berbantuan media flashcard secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik di semua aspek, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Rerata hasil belajar kognitif peserta didik kelas eksperimen setelah perlakuan adalah 82,22, sedangkan kelas kontrol sebesar 62,22. Pada aspek afektif, kelas eksperimen memperoleh rata rata 79,68, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang sebesar 68,05. Untuk aspek psikomotorik, hasil rrerata peserta didik kelas eksperimen adalah 76,53, sedangkan kelas kontrol sebesar 68,06. Selain itu, kemampuan berpikir kritis peserta didik juga mengalami peningkatan signifikan, dengan rerata 93,25 pada kelas eksperimen dan 87,50 pada kelas kontrol. Analisis statistik termasuk ANAKOVA dan uji independent sample T-test menunjukkan bahwa nilai signifikansi kurang dari 0,05, yang menandakan bahwa perbedaan hasil antara kelas eksperimen dan kontrol adalah signifikan secara statistik. Secara keseluruhan, indikator yang paling dominan dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis adalah elementary clarification dan basic support. Penggunaan media flashcard dan model Make a Match mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, sehingga meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model ini efektif dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan hasil belajar peserta didik. Disarankan kepada pendidik untuk mengimplementasikan model Make a Match berbantuan media flashcard sebagai inovasi dalam pembelajaran, terutama untuk materi yang memerlukan pemahaman konsep mendalam. Keberhasilan ini juga membuka peluang pengembangan metode pembelajaran lain yang dapat meningkatkan hasil belajar dan interaksi di kelas, mendukung pengembangan kompetensi peserta didik di era digital. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode pembelajaran yang menyenangkan dan efektif, serta mendukung peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik secara menyeluruh.

Description

Reupload Repositori File 03 Juni 2026_Kholif Basri Approved by Teddy

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By