Keberadaan Gemeentelijk Sportpark di Kota Malang Tahun 1924-1942
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Penelitian ini membahas tentang Keberadaan Gemeentelijk Sportpark di Kota
Malang Tahun 1924-1942. Tujuan penelitian ini untuk menelusuri riwayat taman
olahraga di Kota Malang, bagaimana proses berjalannya olahraga-olahraga yang
ada di Kota Malang, dan apa dampak yang terjadi setelah berdirinya Gemeentelijk
Sportpark di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sosiologi
Perkotaan dengan teori Tindakan Sosial oleh Max Weber. Metode penelitian
menggunakan metode sejarah yang dimulai dari heuristik, verifikasi, interpretasi,
dan historiografi. Hasil penelitian mengungkapkan Gemeentelijk Sportpark
ditujukan sebagai fasilitas penunjang kehidupan masyarakat Eropa di Kota Malang,
ditunjukkan dengan dibangunnya taman olahraga tersebut di dekat area pemukiman
orang Eropa. Berdirinya taman olahraga ini turut memberikan sumbangsih atas
beberapa kemajuan olahraga di Kota Malang. Banyak dibentuk asosiasi olahraga
seperti sepakbola, tenis, hoki, hingga klub renang. Seiring berjalannya waktu,
olahraga-olahraga tersebut tidak hanya dimiliki oleh orang-orang Eropa saja namun
juga masyarakat lain seperti orang-orang Arab dan Tionghoa hingga Pribumi.
Olahraga di Malang mengalami kemajuan dengan banyaknya kompetisi yang
berlangsung di Gemeentelijk Sportpark. Taman olahraga ini memberikan
sumbangsih berupa kesadaran terhadap kesehatan masyarakat dan sedikit kepada
penghasilan pemerintah Kota Malang. Taman olahraga ini berpengaruh juga
terhadap perubahan tata kota Malang dengan dibangunnya pemukiman warga
Eropa di wilayah Bergenbuurt dan Idjen Boulevard. Selain perumahan, wilayah
pertokoan di Jalan Kajoetangan juga terdampak dengan banyak berdirinya jenis
toko yang bermacam-macam Perkembangan olahraga ini terhenti pada tahun 1942
karena adanya invasi dari tentara Jepang ke Kota Malang.
Description
Reupload Repositori File 05 Februari 2026_Kholif Basri
