Analisis Berpikir Kritis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Pecahan ditinjau dari Gaya Belajar
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Abstract
Setiap siswa memiliki kemampuan berpikir kritis yang berbeda pada setiap
proses pembelajaran. Berpikir kritis merupakan suatu pola pikir seseorang untuk
merespon dan menganalisis informasi yang diperoleh yang memenuhi beberapa
indikator berpikir kritis antara lain klarifikasi dasar, membangun keterampilan
dasar, menyimpulkan, klarifikasi lebih lanjut, dan mengatur strategi dan taktik.
Dalam penerapannya, kemampuan berpikir kritis siswa belum sepenuhnya
terealisasi di institusi pendidikan yang ada. Dalam hal ini, peran guru sangat
diperlukan. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, salah satunya
dapat dilakukan dengan menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan
karakteristik siswa yang dinamakan gaya belajar. Gaya belajar merupakan
kebiasaan seseorang dalam menyerap dan memproses suatu informasi,
pengalaman dan kebiasaan seseorang dalam memperlakukan pengalaman yang
dimilikinya. Kesesuaian gaya belajar merupakan kunci keberhasilan bagi seorang
siswa dalam belajar. Oleh sebab itu, dalam kegiatan pembelajaran siswa sangat
perlu dibantu dan diarahkan untuk mengenali gaya belajar yang sesuai dengan
dirinya sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif. Dalam
penelitian ini dilakukan analisis berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan
masalah pecahan ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian
deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini antara lain angket
gaya belajar, soal tes berpikir kritis, dan pedoman wawancara. Data yang dianalisis
adalah data hasil angket gaya belajar, tes, dan hasil wawancara. Penelitian ini dilaksanakan
di kelas 7c SMPN 1 Kalisat dengan jumlah siswa sebanyak 32 siswa.
Berdasarkan hasil analisis didapatkan kesimpulan bahwa subjek dengan
gaya belajar visual dan kinestetik memenuhi kelima indikator berpikir kritis yaitu
klarifikasi dasar, keterampilan dasar, menyimpulkan, klarifikasi lebih lanjut, serta
strategi dan taktik. Pada indikator klarifikasi dasar, subjek visual maupun
kinestetik memenuhi ketiga sub indikator yaitu memfokuskan pertanyaan,
menganalisis pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. Pada indikator membangun
keterampilan dasar, subjek memenuhi kedua sub indikator yaitu menilai
kredibilitas sumber informasi serta mengamati dan menilai laporan hasil
observasi. Pada indikator menyimpulkan, subjek memenuhi ketiga sub indikator
yaitu membuat dan menilai deduksi, membuat dan menilai induksi, dan
mengevaluasi. Pada indikator klarifikasi lebih lanjut, subjek juga memenuhi kedua
sub indikator yaitu mendefinisikan dan menilai definisi serta mengidentifikasi
asumsi. Pada indikator strategi dan taktik, subjek visual dan kinestetik memenuhi
kedua indikator yaitu menentukan suatu tindakan dan berinteraksi dengan orang
lain.
Siswa dengan gaya belajar auditorial memenuhi empat indikator berpikir
kritis yaitu klarifikasi dasar, membangun keterampilan dasar, klarifikasi lebih
lanjut, dan menyimpulkan. Pada indikator klarifikasi dasar, siswa dengan gaya
belajar auditorial memenuhi ketiga sub indikator yaitu memfokuskan pertanyaan,
menganalisis pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. Pada indikator membangun
keterampilan dasar, subjek auditorial memenuhi kedua sub indikator yaitu menilai
kredibilitas sumber informasi serta mengamati dan menilai laporan hasil
observasi. Pada indikator menyimpulkan, subjek auditorial memenuhi ketiga sub
indikator yaitu membuat deduksi dan menilai deduksi, membuat induksi dan
menilai induksi, serta mengevaluasi. Pada indikator klarifikasi lebih lanjut, siswa
dengan gaya belajar auditorial memenuhi kedua sub indikator yaitu
mendefinisikan dan menilai definisi serta mengidentifikasi asumsi. Pada indikator
strategi dan taktik, subjek dengan gaya belajar auditorial kurang memenuhi kedua
sub indikator yaitu menentukan suatu tindakan dan berinteraksi dengan orang lain.
Description
reupload file repository 15 april 2026 izza/toufik
