Pengaruh Model Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) Berbantuan Mobile Learning Terhadap Critical Thinking Skills dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Sejarah
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Proses pembelajaran saat ini mengalami perubahan paradigma. Pendidik dituntut untuk dapat mengintegrasikan ICT dalam pendidikan abad 21. Pendidikan abad 21 mencakup keterampilan 4C diantaranya; CTS, Creativity, Collaborative Skill, dan Communication. CTS menjadi capaian pembelajaran sejarah dalam kurikulum merdeka. Namun, penelitian terdahulu menunjukkan CTS peserta didik pada pembelajaran sejarah masih rendah. Rendahnya CTS ini mempengaruhi hasil belajar yang kurang maksimal. Hal ini dibuktikan dengan penelitian terdahulu yang menjelaskan hasil belajar masih rendah. Pendidik saat ini diharapkan dapat menerapkan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif, salah satunya yakni Model AIR. Model AIR memerlukan media yang sesuai dengan perkembangan teknologi. Teknologi dapat membantu proses pembelajaran menjadi inovatif dan fleksibel. Media Mobile Learning menyediakan peluang untuk menghadirkan pengalaman belajar baru yang menarik.
Rumusan masalah penelitian ini yakni: (1) Apakah terdapat pengaruh penerapan Model AIR berbantuan Mobile Learning terhadap CTS peserta didik pada mata pelajaran sejarah; (2) Apakah terdapat pengaruh penerapan Model AIR berbantuan Mobile Learning terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memverifikasi pengaruh penerapan Model AIR berbantuan Mobile Learning terhadap CTS dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah.
Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental Design dengan model Pretest-Posttest Nonequivalent Control-Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI di SMA Negeri 3 Jember yang terdiri dari kelas XI-6 sampai XI-10 dengan jumlah 176 peserta didik. Teknik penentuan
sampel penelitian ini menggunakan teknik Probability Sampling dengan melakukan uji homogenitas nilai rata-rata ulangan harian sejarah. Sampel penelitian ini yakni kelas XI-6 sebagai kelas eksperimen dengan perlakuan model AIR berbantuan Mobile Learning Smart Apps Creator (SAC) dan kelas XI-10 sebagai kelas kontrol dengan perlakuan model VAK berbantuan Google Classroom. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, unjuk kerja, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji ANCOVA berbantuan SPSS 24 for windows.
Temuan hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut: (1) Uji Ancova CTS memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (sig. < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dan partial eta squared diperoleh nilai sebesar 0,577 termasuk dalam kategori efek besar berdasarkan kategorisasi Cohen. Hasil uji koefisien determinasi (R2) diperoleh nilai R Square sebesar 0,680. Hal ini berarti sebesar 68% CTS peserta didik dapat dijelaskan oleh model pembelajaran, sisanya 32% dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini; (2) Hasil uji Ancova hasil belajar memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (sig. < 0,05), artinya terdapat pengaruh yang signifikan dan partial eta squared diperoleh nilai sebesar 0,355 termasuk dalam kategori efek besar berdasarkan kategorisasi Cohen. Hasil uji koefisien determinasi (R2) diperoleh nilai R Square sebesar 0,375. Hal ini berarti sebesar 37,5 % hasil belajar peserta didik dapat dijelaskan oleh model pembelajaran, sisanya 62,5% dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: (1) terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran AIR berbantuan mobile learning terhadap CTS peserta didik pada mata pelajaran sejarah; (2) terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran AIR berbantuan mobile learning terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah. Penelitian ini mendukung adanya penerapan pembelajaran inovatif yang berbasis Information and Communication Tecnology (ICT) dalam pembelajaran abad 21. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan menjadi referensi bagi peneliti lain yang ingin mengembangkan penelitian lebih lanjut.
Description
Reupload file repository 10 Februari 2026_Ratna
