Sintesis Komposit TiO2-N-ZA dengan Variasi Waktu Pemanasan Hidrotermal untuk Degradasi Cr(VI)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Industri kulit menghasilkan limbah cair dengan volume besar sehingga
memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Limbah hasil produksi
penyamakan kulit memiliki kandungan Cr(VI) yang tinggi yaitu sekitar 500-1000
ppm, sehingga jika dibuang langsung ke lingkungan akan menimbulkan berbagai
masalah lingkungan. Namun berdasarkan PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang
Penyelenggaraan
Perlindungan
dan
Pengelolaan
Lingkungan
Hidup,
mendefinisikan bahwa baku mutu Cr(VI) dalam air sungai sebesar 0,05 mg/l.
Sehingga dibutuhkan upaya untuk meminimalisir dampak negatif pencemaran
limbah cair yang mengandung logam berat Cr(VI) dengan melakukan pengolahan
sebelum dibuang. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan pengolahan secara
fotokatalitik dengan memanfaatkan material fotokatalis berupa TiO2. Namun
material tersebut memiliki kekurangan, yaitu energi celah pita yang lebar serta
daya serap terhadap polutan yang rendah, sehingga diperlukan modifikasi untuk
meningkatkan daerah serapannya. Salah satu metode untuk meningkatkan daerah
serapan material TiO2 adalah dengan proses doping menggunakan nitrogen,
karena berukuran hampir sama dengan oksigen dan memiliki energi ionisasi kecil.
Selain itu dapat dilakukan dengan mengamobilisasi pada bahan adsorben berupa
zeolit, sehingga mampu mengadsorpsi polutan dengan efisien. Beberapa metode
sintesis material TiO2-N-ZA telah banyak digunakan, salah satunya metode
sintesis hidrotermal karena menghasilkan produk dengan tingkat kehomogenan
dan kemurnian yang tinggi, biaya yang terjangkau, dan proses yang sederhana.
Waktu pemanasan hidrotermal pada saat sintesis material akan berpengaruh
terhadap karakteristik fisis material hasil sintesis. Pemilihan waktu sintesis
optimum dibutuhkan untuk mendapatkan karakteristik dan aktivitas fotokatalitik
paling baik dari material TiO2-N-ZA. Sehingga pada penelitian ini dilakukan
sintesis material komposit TiO2-N-ZA menggunakan metode sintesis hidrotermal
dengan variasi lama waktu sintesis.
Proses sintesis diawali dengan membuat larutan dari campuran TTIP,
aquades, etanol dengan volume berturut-turut 6 mL, 35 mL, dan 35 mL,
sedangkan massa urea yang digunakan sebesar 2,4 g. Larutan diaduk
menggunakan magnetic stirrer berkecepatan 700 rpm selama 1 jam, kemudian 1,5
g zeolit yang telah teraktivasi dicampurkan dan diaduk kembali selama 2 jam.
Larutan dimasukkan ke dalam autoklaf dan dilakukan pemanasan hidrotermal
pada temperatur 220°C dengan variasi waktu selama 7 jam, 8 jam, 9 jam, 10 jam,
dan 11 jam. Larutan yang sudah disintesis, selanjutnya didiamkan selama 24 jam
dan dilakukan penetralan pH. Endapan material TiO2-N-ZA yang diperoleh
kemudian dikeringkan dan selanjutnya dilakukan kalsinasi pada temperatur 500°C
selama 3 jam.
Description
Reupload filr repositori 25 februari 2026_Agus/Feren
