Assesment Dan Optimasi Pola Pembagian Air di Daerah Irigasi Sampean Baru

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penerapan Program Dinamis pada Daerah Irigasi Sampean Baru yang mempunyai luas areal irigasi 8.146 Ha yang meliputi Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Situbondo Provinsi Jawa Timur Indonesia. Perhitungan ini didasarkan pada nilai curah hujan efektif, kebutuhan air tanaman, dan Ketersediaan debit air yang keluar dari intake Daerah Irigasi Sampean Baru. Pada saat ini hasil produksi pertanian dengan pola tata tanam yang ada prosentase areal yang tertanami pada pada Musim Tanam I (Nov – Feb) lahan yang tertanami rerata adalah 93,67% (hulu) 83,54% (hilir), Musim Tanam II (Mar – Jun) lahan yang tertanami rerata adalah 98,02% (hulu) 80,81% (hilir), Musim Tanam III (Jul – Oct) lahan yang tertanami rerata adalah 76,76% (hulu) dan 89,36% (hilir). Tujuan dari penelitian ini adalah optimalisasi sistem pembagian air yang didasarkan pada perhitungan kebutuhan air untuk tanaman dan ketersediaan debit Saluran Primer Daerah Irigasi Sampean Baru dengan menggunakan metode Program Dinamis Deterministik, sehingga luas areal yang tertanami menjadi maksimal yang ditandai dengan besarnya produksi pertanian. Dengan metode tersebut didapatkan hasil pada tahun kering untuk Musim Tanam I luas areal tertanami 100%, Musim Tanam II luas areal tertanami 100% dan Musim Tanam III luas areal tertanami 90,36%. Dan untuk analisa hasil produksi dengan mengacu kondisi eksisting potensi keuntungan setahun yang dihasilkan adalah Rp. 170,08M. Setelah dilakukan optimasi dengan Program Dinamis potensi keuntungan dalam satu tahun adalah untuk tahun kering Rp. 213,52 M, untuk tahun normal Rp. 215,92 M, dan untuk tahun basah Rp. 228,50 M.

Description

Reupload Repositori File 06 Mei 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By