Efek Pemberian Akut Kromium Heksavalen terhadap Histopatologi Duodenum pada Tikus Wistar Jantan

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kedokteran

Abstract

Kromium heksavalen (Cr(VI)) merupakan logam berat yang banyak dihasilkan dari aktivitas industri dan dapat mencemari lingkungan kemudian masuk ke dalam tubuh melalui jalur ingesti. Kromium heksavalen (Cr(VI)) yang tidak tereduksi sempurna di lambung akan mencapai duodenum dan mengalami reduksi intraseluler yang menghasilkan reactive oxygen species (ROS), sehingga memicu stres oksidatif dan kerusakan mukosa. Perubahan histopatologi seperti penurunan ketebalan mukosa dan jumlah sel goblet dapat mengganggu fungsi protektif dan absorptif duodenum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian akut kromium heksavalen terhadap histopatologi duodenum pada tikus Wistar jantan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian posttest only group design. Sampel penelitian berupa 30 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok kontrol, kelompok perlakuan dosis 1 mg/kgBB, dan kelompok perlakuan dosis 5 mg/kgBB menggunakan teknik simple random sampling. Penentuan besar sampel menggunakan rumus Federer yang dikoreksi menggunakan faktor koreksi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2025. Data yang digunakan merupakan data primer berupa pengukuran ketebalan mukosa dan jumlah sel goblet duodenum. Analisis data menggunakan SPSS dengan uji Welch ANOVA dan uji Games–Howell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ketebalan mukosa duodenum pada kelompok perlakuan mengalami penurunan signifikan (p=0,000) dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penurunan ketebalan mukosa terjadi seiring peningkatan dosis dan seluruh perbandingan antar kelompok menunjukkan perbedaan yang signifikan. Rata-rata jumlah sel goblet pada kelompok perlakuan juga menurun secara signifikan (p=0,001) dibandingkan dengan kelompok kontrol. Uji lanjutan menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dengan kelompok dosis 5 mg/kgBB (p=0,003). Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan antara kontrol dengan kelompok dosis 1 mg/kgBB (p=0,084) serta antara kelompok dosis 1 mg/kgBB dengan kelompok dosis 5 mg/kgBB (p=0,120). Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengevaluasi efek paparan kronis kromium heksavalen, menambahkan pemeriksaan biomarker stres oksidatif dan inflamasi, serta menggunakan jenis kelamin hewan coba yang berbeda untuk memperluas generalisasi hasil penelitian.

Description

Validasi file repositori 26 Mei 2026_(Vivi)_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By