Diferensiasi Temporal Ketergantungan Energi Fosil, Stabilitas Moneter dan Environmental Kuznets Curve di Indonesia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Indonesia menghadapi dilema transisi energi akibat ketergantungan
struktural pada bahan bakar fosil (70–80% konsumsi energi), yang memicu inflasi
persisten dari guncangan harga energi global dan mengancam stabilitas moneter.
Penelitian ini menganalisis efek asimetris variabel energi dan moneter terhadap
inflasi serta menguji eksistensi Environmental Kuznets Curve (EKC) dengan
mempertimbangkan pengaruh fossilflation dan stabilitas moneter periode 1999
2023.
Penelitian menggunakan data kuartalan dengan dua pendekatan: Nonlinear
ARDL (NARDL) untuk menguji efek asimetris variabel energi dan moneter
terhadap inflasi, serta ARDL untuk menganalisis hubungan jangka panjang antara
emisi CO₂, PDB, dan stabilitas moneter. Hasil NARDL mengungkap efek asimetris
signifikan: kenaikan subsidi energi (SUB⁺ = 0,019) lebih inflasioner daripada
penurunannya; kenaikan suku bunga (BI_RATE⁺ = 1,000) justru mendorong
inflasi; dan konsumsi fosil menunjukkan asimetri ekstrem kenaikan konsumsi
(FOSIL⁺ = 1,136) berdampak 75 kali lebih kuat daripada penurunannya,
mengonfirmasi fenomena kerentanan inflasi akibat fosil. Hasil ARDL
menunjukkan pola EKC unik: elastisitas PDB terhadap emisi CO₂ negatif baik
jangka pendek (-0,7005) maupun panjang (-1,5873), dengan koefisien kuadrat PDB
positif (0,0404), membentuk hubungan negatif konveks bukan U-terbalik standar.
Stabilitas moneter berpengaruh negatif signifikan terhadap emisi, sementara
mekanisme koreksi berjalan lambat (6,03% per kuartal).
Kesimpulannya, Indonesia mengalami fossilflation trap akibat interaksi
asimetris kebijakan energi-moneter, sementara pola EKC menunjukkan sinergi
unik pertumbuhan ekonomi dan penurunan emisi. Implikasi kebijakan menekankan
reformasi subsidi, revitalisasi kerangka moneter, dan transisi energi terintegrasi.
Description
Reupload Repositori File 03 Juni 2026_Kholif Basri
Validasi file repositori 2 Juni 2026_Dea_Firli
