Analisis Sistem Kelembagaan Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Padi Organik di Kabupaten Lumajang
| dc.contributor.author | Achmad Fairus, S.IP. | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-06T07:25:58Z | |
| dc.date.issued | 2024-06-14 | |
| dc.description | Dosen Pembimbing Utama : Dr. Dra. Sebastiana Viphindrartin, M.Kes. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Endah Kurnia Lestari, S.E., M.E. | |
| dc.description.abstract | Rendahnya tingkat kesejahteraan petani disebabkan oleh karena belum adanya sistem kelembagaan pertanian yang baik, mulai dari pendanaan, pelatihan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, pengadaan teknologi tepat guna, peraturan yang jelas, Standart Operasional Prosedure (SOP), dan pemasaran. Pemerintah Kabupaten Lumajang, Bupati dan jajaran Forum Koordinasi. Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang pada tahun 2020 telah mencanangkan adanya peralihan pertanian padi non organik ke pertanian padi organik. Hal ini menjadi terobosan pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lumajang. Pemerintah melaksanakan terobosannya pada dua Kecamatan yang memiliki lahan pertanian padi yang luas yakni Kecamatan Jatiroto dan Kecamatan Candipuro. Pemerintah berfokus terhadap pemberian intervensi kepada kelompok tani tersebut mulai dari pelatihan pembuatan pupuk organik, pemilihan bibit padi, pengadaan fasilitas produksi, hingga pemasaran oleh dinas perdagangan. Fokus penelitian ini adalah menganalisis sistem kelembagaan terhadap peningkatan pendapatan petani padi organik di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan fenomenologis, dimana peneliti berusaha mencari esensi makna dari suatu fenomena yang dialami oleh beberapa individu dan peneliti terjun langsung untuk mengamati dan menganalisis fenomena yang terjadi pada kelembagaan petani padi organik di Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang. Sasaran dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yaitu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang dan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang. Informan Utama meliputi Direktur PD semeru, POKTAN/GAPOKTAN dan Petani, serta toko pertanian sebagai informan tamabahan. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yakni petani padi organik yang ada di Kabupaten Lumajang mayoritas telah mengalami peningkatan pendapatan namun mmasih ada dampak negatif dari sistem kelembagaan yang tidak berjalan maksimal diantaranya: masih minimnya pendanaan pada sector lain sehingga, pemenuhan teknologi tepat guna kepada petani, ketergantungan kepada PD semeru dalam proses pemasaran dan pendistribusian akhir produksi | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2073 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Ekonomi dan Bisnis | |
| dc.subject | Kelembagaan Pertanian | |
| dc.subject | Padi Organik | |
| dc.subject | Kesejahteraan Petani | |
| dc.title | Analisis Sistem Kelembagaan Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Padi Organik di Kabupaten Lumajang | |
| dc.type | Thesis |
