Pengaruh Kegiatan Mini Outbound terhadap Elemen Pembelajaran Jati Diri Subelemen Motorik Halus dan Taktil pada Anak Kelompok A di TK Amirul Amin Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Pendidikan adalah salah satu kunci dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang berkualitas, termasuk dalam menstimulasi perkembangan anak. Pendidikan harus beradaptasi dan menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi terus menerus. Oleh karena itu, kurikulum senantiasa mengalami perubahan karena dalam pendidikan, kurikulum adalah komponen terpenting dalam pembelajaran. Struktur kurikulum merdeka (KURMER) pendidikan anak usia dini (PAUD) terdiri dari pembelajaran intrakulikuler dan kokurikuler (projek penguatan profil pelajar pancasila (P5)). Tujuan dari pembelajaran intrakurikuler untuk membantu anak mengembangkan keterampilan yang ada di dalam capaian pembelajaran (CP). Elemen yang terdapat didalam cp diantaranya : (1) nilai agama dan budi pekerti, (2) jati diri, dan (3) dasar-dasar literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa, dan seni. Elemen jati diri memuat 3 lingkup capaian pembelajaran, antara lain : (1) identitas diri, (2) sosial emosional, dan (3) fisik motorik. Elemen pembelajaran jati diri mencakup pengembangan motorik kasar, motorik halus, dan taktil. Dalam pelaksanaannya, ditemukan bahwa kemampuan motorik halus dan taktil anak kelompok A1 di TK Amirul Amin Jember masih tergolong rendah. Anak-anak kesulitan dalam menjaga stabilitas tangan dan jari saat beraktivitas serta belum mampu mengidentifikasi, membedakan, dan mengelompokkan tekstur benda berdasarkan sentuhan. Salah satu alternatif untuk menstimulus aspek tersebut adalah dengan memberikan pengalaman belajar bermakna melalui kegiatan mini outbound. Kegiatan mini outbound ini memanfaatkan permainan luar ruang yang menyenangkan, mendorong eksplorasi, serta memberikan pengalaman atau dapat belajar secara langsung dari kegiatan yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen menggunakan desain Non-Equivalent Control Group Design. Dimana terdapat 2 kelas pada TK Amirul Amin. Lokasi penelitian yang digunakan sebagai tempat penelitian yaitu TK Amirul Amin Jember tepatnya di Kelurahan Jember Kidul, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember pada tahun ajaran 2024/2025. Subjek penelitian adalah anak-anak kelompok A1 dengan 15 anak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok A2 dengan 14 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi berdasarkan lembar checklist indikator motorik halus dan taktil. Uji validitas dan reliabilitas instrumen dilakukan sebelum penelitian.

Description

Entry oleh Arif 2026 Februari 09

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By