Jaringan Sosial Buruh Tani dalam Mendapatkan Pekerjaan di Desa Kejawan Bondowoso
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Skripsi ini membahas kondisi buruh tani di Desa Kejawan Kabupaten Bondowoso
yang menghadapi ketidakpastian pekerjaan akibat peluang kerja yang bergantung
pada musim. Buruh tani, sebagai kelompok masyarakat tanpa kepemilikan lahan,
sangat bergantung pada relasi sosial dan kedekatan dengan pemilik lahan untuk
memperoleh pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan
menganalisis jaringan sosial berperan dalam membantu buruh tani di Desa Kejawan
memperoleh pekerjaan. Teori yang digunakan adalah teori jaringan sosial dari Mark
Granovetter. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi
dengan melibatkan buruh tani, petani, dan tengkulak. Uji keabsahan data
menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Data yang diperoleh dianalisis
dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa jaringan sosial memiliki peran penting dalam proses pencarian
dan mendapatkan pekerjaan bagi buruh tani. Hubungan sosial yang terjalin melalui
ikatan kekeluargaan, pertemanan, dan kedekatan komunitas menjadi jalur utama
penyebaran informasi mengenai peluang kerja. Buruh tani yang memiliki ikatan
jaringan sosial yang lemah akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan, karena tidak
terikat dengan perseorangan baik pemilik lahan maupun tengkulak. Sedangkan,
buruh tani dengan ikatan jaringan sosial yang kuat cenderung terikat pada satu
petani maupun tengkulak. Jaringan sosial tidak hanya menjadi alat untuk
memperkuat hubungan antar individu, tetapi juga menjadi strategi ekonomi penting
bagi buruh tani dalam menghadapi keterbatasan akses terhadap pekerjaan yang
stabil dan berkelanjutan.
Description
Reupload FIle Repositori 6 Februari 2026_Rudy K/Lia
