Uji Ex Vivo dan in Silico Ekstrak Metanol Daun Kangkung Laut (Ipomoea Pes-Caprae) Sebagai Antimalaria

dc.contributor.authorIrnadia Nur Eka Puteri
dc.date.accessioned2026-06-03T04:12:21Z
dc.date.issued2025-06-23
dc.descriptionReupload File Repository_Yudi Approved by Teddy
dc.description.abstractMalaria merupakan salah satu masalah penyakit infeksi terbesar di dunia yang mengalami peningkatan sebanyak 11 juta kasus pada tahun 2023. Indonesia turut menjadi penyumbang kasus malaria terbanyak setelah India di wilayah Asia. Penyakit ini disebabkan oleh Plasmodium dengan jenis Plasmodium falciparum adalah yang paling banyak menginfeksi di Indonesia. Kangkung laut (Ipomoea pes caprae (L.) R.Br) merupakan salah satu tanaman yang dilaporkan sebagai agen antimalaria dalam data RISTOJA (Riset Tumbuhan Obat dan Jamu). Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui aktivitas antimalaria daun kangkung laut secara ex vivo serta senyawa yang berperan didalamnya melalui GC-MS dan uji in silico terhadap protein (8CDQ, 7SXL, 3I65, 2PT9, dan 1CET). Hasil pengujian ex vivo menunjukkan nilai persentase inhibisi sebesar 44,39%. Selanjutnya metabolite profiling menunjukkan ekstrak metanol daun I. pes-caprae mengandung senyawa golongan terpenoid, flavonoid, alkaloid, fenolik, karbohidrat dan turunannya,serta asam lemak dan turunannya. Secara in silico, senyawa 10 terbaik pada kelima protein didominasi golongan terpenoid. Berdasarkan selektivitasnya, terdapat senyawa non selektif pada kelima protein yaitu β-β-Carotene-4,4'-dione,3,3' dihydroxy-, (3S,3'S) (20IPL). Sedangkan senyawa selektif pada protein 7SXL yaitu acetic acid, 17-acetoxy-3-hydroxyimino-4,4,13-trimethyl hexadecahydro cyclopenta[a] phenan thren-10-ylmethyl ester (3IPL), Stigmast-5-ene (37IPL), dan lanosterol (40IPL). Selain itu, senyawa top 1 pada masing-masing protein yaitu, lanosta-7,9(11)-dien-18-oic acid, 3,20,25-trihydroxy-,γ-lactone, (3α,20,xi) (21IPL) (1CET; -10,3kcal/mol), 1H-Purin-6-amine, [(2-fluorophenyl)methyl] (19IPL) (2PT9; -9,3kcal/mol), 6H-indeno[1,2-b][1,8]naphthyridine (14IPL) (3I65; 10,6kcal/mol), α-amyrin (39IPL) (7SXL; -10,7kcal/mol), dan β-β-Carotene-4,4' dione,3,3'-dihydroxy-, (3S,3'S) (20IPL) (8CDQ, -11,2kcal/mol).
dc.description.sponsorshipProf. apt. Ari Satia Nugraha, S.F., GDipSc., M.Sc-res., Ph.D.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/7784
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Farmasi
dc.subjectPlasmodium
dc.subjectIpomoea pes-caprae (L.) R.Br
dc.subjectGC-MS
dc.subjectex vivo
dc.subjectmolecular docking.
dc.titleUji Ex Vivo dan in Silico Ekstrak Metanol Daun Kangkung Laut (Ipomoea Pes-Caprae) Sebagai Antimalaria
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Irnadia Nur Eka Puteri - 212210101073.pdf
Size:
3.43 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: