Formulasi dan Karakterisasi Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (Snedds) Kuersetin Menggunakan Triacetin, Cremophor Rh 40, dan Propilen Glikol
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Kuersetin merupakan flavonoid alami yang banyak diteliti karena memiliki berbagai aktivitas farmakologis, seperti antioksidan, antiinflamasi, antidiabetes, dan antihipertensi (Haskins dkk., 2023). Pemanfaatan kuersetin sebagai sediaan oral masih memiliki kelemahan yaitu terkait kelarutannya yang sangat rendah dalam air serta bioavailabilitas oral yang rendah. Kondisi tersebut menyebabkan kuersetin tergolong sebagai senyawa Biopharmaceutics Classification System (BCS) kelas II sehingga diperlukan suatu pendekatan formulasi yang mampu memperbaiki karakteristik kelarutannya. Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) merupakan salah satu sistem penghantaran obat yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sistem ini tersusun dari campuran minyak, surfaktan, dan kosurfaktan yang mampu membentuk nanoemulsi secara spontan ketika berada di dalam cairan saluran cerna (Indrati dkk., 2020). Pembentukan nanoemulsi dengan ukuran droplet yang kecil diharapkan dapat meningkatkan luas permukaan obat serta mendukung proses pelarutan dan absorpsi kuersetin. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengkarakterisasi SNEDDS yang mengandung kuersetin. Pada penelitian ini digunakan triacetin sebagai fase minyak, Cremophor RH 40 sebagai surfaktan, dan propilen glikol sebagai kosurfaktan dengan target drug loading sebesar 50 mg/mL. Penelitian ini diawali dengan uji kelarutan kuersetin dalam beberapa komponen SNEDDS. Tahap selanjutnya merupakan penyusunan beberapa formula SNEDDS dengan variasi rasio komponen, kemudian dilakukan pemilihan formula terbaik berdasarkan nilai persen transmitan dan waktu emulsifikasi. Formula terpilih selanjutnya dikarakterisasi melalui pengujian organoleptis, ukuran droplet, indeks polidispersitas (PDI), persen transmitan, waktu emulsifikasi, pH, serta stabilitas termodinamika, yang kemudian dievaluasi kembali untuk memastikan bahwa sediaan tetap stabil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula SNEDDS terpilih memiliki karakteristik fisik yang stabil, baik sebelum maupun setelah uji stabilitas. Hal ini ditinjau dari tampilan organoleptis yang jernih dan homogen, ukuran droplet, nilai PDI, persen transmitan, waktu emulsifikasi, dan pH yang memenuhi persyaratan, serta stabilitas termodinamika yang baik tanpa adanya perubahan fisik yang signifikan.
Description
Reupload file repositori 14 Mei 2026_Maya
Validasi repository 18 Juni 2026_Naomy/Firly
