Analisis Risiko dengan Metode Preliminary Hazard Analysis Pada Galangan XYZ
| dc.contributor.author | Marintan Nikita Butar-Butar | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-10T02:37:29Z | |
| dc.date.issued | 2025-05-20 | |
| dc.description | Reupload file repositori 10 februari 2026_PKL Fani/Firli | |
| dc.description.abstract | Industri galangan kapal merupakan salah satu sektor dengan risiko kecelakaan kerja yang tinggi, sehingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi hal yang sangat krusial. Galangan kapal XYZ, sebagai lokasi penelitian, memiliki karakteristik pekerjaan berat dan kompleks, baik pada kegiatan pembangunan kapal baru (new ship building) maupun perbaikan kapal (ship repairing). Aktivitas produksi di dalamnya melibatkan berbagai tahapan yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi tenaga kerja, terutama bila risiko tersebut tidak diidentifikasi dan dikendalikan secara sistematis. Untuk memberikan gambaran awal terhadap potensi bahaya dan risiko yang mungkin terjadi, metode Preliminary Hazard Analysis (PHA) digunakan. PHA merupakan salah satu pendekatan awal dalam manajemen risiko yang digunakan untuk mengidentifikasi bahaya dan menilai potensi kerugian yang dapat terjadi, sehingga tindakan pengendalian dapat dirancang secara tepat. Melalui metode ini, potensi bahaya yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan galangan kapal dapat dianalisis secara kuantitatif berdasarkan tingkat kemungkinan dan keparahan risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai risiko kecelakaan dan kesehatan kerja pada aktivitas galangan kapal XYZ, menilai tingkat keparahan dan kemungkinan dari risiko yang ditemukan, serta merancang pengendalian yang sesuai berdasarkan prinsip hirarki pengendalian risiko. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya perbaikan sistem manajemen K3 secara berkelanjutan di galangan kapal tersebut. Pada aktivitas new ship building, ditemukan terdapat 11 tahapan utama. Sementara itu, pada aktivitas ship repairing, terdapat 9 tahapan pekerjaan. Dari hasil identifikasi yang dilakukan, ditemukan bahwa terdapat beberapa tahapan kerja yang memiliki tingkat risiko tinggi dan memerlukan perhatian khusus. Proses penilaian risiko dilakukan berdasarkan dua parameter utama, yaitu tingkat kemungkinan (likelihood) dan tingkat keparahan (severity). Setiap bahaya yang teridentifikasi diklasifikasikan ke dalam tingkat risiko rendah, sedang, atau tinggi. Risiko-risiko dengan tingkat tinggi dijadikan fokus utama untuk diberikan pengendalian segera guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Pengendalian risiko dirancang sesuai dengan kondisi aktual lapangan. Langkah pengendalian risiko dilakukan berdasarkan prinsip hierarki pengendalian risiko, yang terdiri dari: Eliminasi dengan menghilangkan sumber bahaya sepenuhnya, Substitusi dengan mengganti bahan atau proses yang berbahaya, Rekayasa teknis (engineering control) dengan perancangan ulang peralatan atau lingkungan kerja, Pengendalian administratif dengan prosedur kerja aman dan pelatihan pekerja, dan Penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan perlindungan terakhir jika bahaya belum dapat dihilangkan. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Rudianto, S.T., M. T. DPA: Ir. Wazirotus Sakinah, S.Pd., M. T. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2506 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Risk Identification | |
| dc.subject | Risk Assessment | |
| dc.subject | Risk Control | |
| dc.subject | PHA | |
| dc.subject | Shipyard. | |
| dc.title | Analisis Risiko dengan Metode Preliminary Hazard Analysis Pada Galangan XYZ | |
| dc.type | Other |
