Persepsi Petani dalam Pengaplikasian Pupuk Organik Padat dari Kotoran Sapi di Desa Banyuputih Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo

dc.contributor.authorAn Nisa’ Nur Imani
dc.date.accessioned2026-06-18T06:34:06Z
dc.date.issued2025-12-30
dc.descriptionReuploud Repository hasyim Juni 2026 Validasi repository 18 Juni 2026_Naomy/Firly
dc.description.abstractPupuk organik padat merupakan salah satu jenis pupuk yang sebagian besar atau keseluruhan bahan dasar pembuatannya terdiri dari bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, hewan, maupun limbah organik lainnya yang kemudian mengalami proses dekomposisi. Pengaplikasian pupuk organik padat dapat diterapkan pada berbagai komoditas pertanian, salah satunya adalah komoditas pangan. Dengan menggunakan bahan organik akan dihasilkan tanaman yang berkualitas dan sehat untuk dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani dalam pengaplikasian pupuk organik padat dari kotoran sapi. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja, yaitu di Desa Banyuputih Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan ditentukan secara sengaja dengan kriteria tertentu. Data yang dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dianalisis model Miles dan Huberman (2014). Hasil penelitian ini menunjukkan persepsi petani dalam pengaplikasian pupuk organik padat dari kotoran sapi melalui 6 tahapan proses yakni penerimaan informasi, seleksi, pengorganisasian, penafsiran, pengecekan, dan reaksi. Pada proses penerimaan informasi, petani menerima informasi melalui 4 aspek yaitu pendidikan formal (Perguruan Tinggi), pendidikan non-formal (kegiatan penyuluhan dan pelatihan), pendidikan informal (keluarga dan teman sesama petani), dan melalui internet (google dan media sosial yang berupa youtube). Proses kedua adalah proses seleksi, informasi yang telah diterima petani akan diseleksi berdasarkan kebutuhan petani, baik kebutuhan internal (pengalaman, tanggapan, dan kendala) maupun kebutuhan eksternal (intensitas petani dalam mencari dan menerima informasi). Proses ketiga adalah proses pengorganisasian informasi yang terbagi menjadi 3 tahap yaitu pengelompokan informasi, bentuk timbul dan latar, serta kemantapan persepsi. Pengelompokan informasi dilakukan berdasarkan berbagai informasi yang telah diterima petani, kemudian informasi informasi tersebut akan dipilih yang paling menarik untuk dipahami dan yang melatarbelakanginya seperti informasi yang mencakup proses pembuatan dan pengaplikasian pupuk organik dan proses pengolahan lahan. Berdasarkan ketertarikan tersebut, petani memutuskan tindakan untuk mencoba mempraktikkan informasi yang telah mereka terima. Proses keempat yakni proses penafsiran informasi, petani akan menilai informasi tersebut berdasarkan keuntungan dan efektivitas penggunaan pupuk organik. Proses kelima, proses pengecekan yang dilakukan petani untuk memvalidasi kebenaran informasi yang telah diterima melalui 3 cara yaitu melalui praktik, diskusi bersama PPL, kelompok tani, dan teman sesama petani, serta melalui internet seperti situs pencarian berupa google dan media sosial berupa youtube. Proses keenam yaitu proses reaksi yang terbagi menjadi 2 tindakan, tindakan terbuka dan tindakan tersembunyi. Untuk tindakan terbuka berupa tindakan nyata/langsung dengan membuat dan mengaplikasikan pupuk organik padat dari kotoran sapi, serta mengajak petani lain untuk melakukan hal yang sama dengan menyampaikan berbagai manfaat dari adanya inovasi tersebut. Sedangkan untuk tindakan tersembunyi berupa pembentukan kesan/sikap dari adanya inovasi pupuk organik padat dari kotoran sapi yang meliputi proses pembuatan dinilai rumit, hasil akhir susah terlihat, tidak adanya pendampingan, serta merasa sibuk dan malas.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Dr. Ir. Sri Subekti, M.Si
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9414
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectpersepsi
dc.subjectpupuk organik padat
dc.subjectpetani jagung
dc.titlePersepsi Petani dalam Pengaplikasian Pupuk Organik Padat dari Kotoran Sapi di Desa Banyuputih Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
AN NISA' NUR IMANI - 211510901010.pdf
Size:
3.44 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: