Efektivitas Program Banyuwangi Tanggap Stunting dalam Penurunan Stunting di Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan pada anak yang disebabkan oleh
kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan kurangnya stimulasi psikososial, yang
menjadi masalah global, terutama di negara berkembang. Indonesia, sebagai negara yang
rentan terhadap stunting, mencatat prevalensi tinggi, termasuk di Kabupaten Banyuwangi,
khususnya Kecamatan Cluring dengan angka 11,56% pada Februari-Agustus 2023. Untuk
mengatasi masalah ini, Pemerintah Kecamatan Cluring meluncurkan program Banyuwangi
Tanggap Stunting, yang bertujuan menurunkan angka stunting melalui upaya pencegahan
dan pengobatan. Indikator efektivitas program mengacu pada teori Riant Nugroho (2012)
yang mencakup kebijakan, pelaksanaan, target, lingkungan, dan proses. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data primer dan sekunder, serta
teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. Hasil analisis dari
90 responden menunjukkan bahwa program ini dikategorikan tidak efektif, dengan 60.0%
responden setuju pada skor 60.0%-79.99%. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran
masyarakat tentang gizi dan akses layanan kesehatan di Kecamatan Cluring karena
dihadapkan pada tantangan keterbatasan sumber daya dan perlunya peningkatan partisipasi
masyarakat.
Description
Reupload file repositori 05 Feb 2026_Maya
