Eufemisme dan Disfemisme dalam Ulasan Otomotif pada Kanal Youtube Autonetmagz

dc.contributor.authorArdian Ilyasa Afivie
dc.date.accessioned2026-08-24T02:53:03Z
dc.date.issued2026-08-18
dc.descriptionFinalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026
dc.description.abstractEufemisme merupakan bentuk ungkapan yang digunakan untuk memperhalus kata-kata kasar atau kurang santun secara sosial agar lebih dapat diterima oleh pendengar. Sebaliknya, disfemisme melibatkan penggunaan kata-kata kasar dan bermuatan emosional yang bertujuan untuk memicu reaksi kuat dari pembaca atau pendengar. Penggunaan eufemisme banyak dijumpai pada platform media sosial, termasuk kanal YouTube Autonetmagz. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa tuturan kebahasaan (kata, frasa, klausa, dan kalimat) yang teridentifikasi mengandung ungkapan eufemistis dan disfemistis. Sumber data diperoleh dari 62 video ulasan otomotif yang diunggah pada kanal YouTube Autonetmagz antara bulan Agustus hingga Oktober 2025. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis data interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data melalui pengodean matriks, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan berbagai bentuk eufemisme, antara lain singkatan, kata serapan, istilah asing, dan metafora, dengan singkatan sebagai bentuk yang paling dominan. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi beberapa bentuk disfemisme, seperti istilah tabu, julukan yang diturunkan dari karakteristik manusia, bentuk berakhiran "-ist", dan istilah ejekan yang tidak sopan. Istilah tabu menjadi bentuk disfemisme yang paling dominan dalam penelitian ini. Dari segi fungsi, eufemisme berfungsi untuk berdiplomasi atau beretorika, menggantikan kata-kata yang terlarang atau berkonotasi negatif, menunjukkan rasa hormat dan penghargaan kepada orang lain, serta menyindir atau mengkritik. Fungsi eufemisme yang dominan dalam penelitian ini adalah untuk berdiplomasi atau beretorika dan menggantikan kata-kata terlarang atau berkonotasi negatif. Sementara itu, fungsi disfemisme mencakup mengejek atau menghina, melebih-lebihkan, serta mengecam atau mengkritik, dengan fungsi melebih-lebihkan sebagai fungsi yang paling dominan.
dc.description.sponsorshipAnita Widjajanti S,S,. M,Hum.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14318
dc.language.isoOther
dc.publisherFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
dc.subjectKata kunci: eufemisme
dc.subjectdisfemisme
dc.subjectYouTube
dc.subjectAutonetmagz
dc.titleEufemisme dan Disfemisme dalam Ulasan Otomotif pada Kanal Youtube Autonetmagz
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220210402077 - ARDIAN ILYASA AFIVIE - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
493.02 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220210402077 - ARDIAN ILYASA AFIVIE - BAB 1.pdf
Size:
411.71 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220210402077 - ARDIAN ILYASA AFIVIE - BAB 2.pdf
Size:
415.41 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220210402077 - ARDIAN ILYASA AFIVIE - BAB 3.pdf
Size:
400.4 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220210402077 - ARDIAN ILYASA AFIVIE - BAB 4.pdf
Size:
505.47 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: