Analisis Daur Hidup Integrasi Agroforestri Kopi dan Peternakan Sapi di Desa Seputih Kecamatan Mayang
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Desa Seputih, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember merupakan sentra pertanian kopi yang menerapkan peternakan yang terintegrasi dengan agroforestri kopi, namun pengelolaan limbah ternak berupa feses dan urine dibuang langsung ke selokan tanpa memperhitungkan dampak lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan integrasi peternakan sapi dan agroforestri kopi, serta membandingkan kualitas lahan agroforestri kopi yang diberi pupuk limbah sapi dengan yang tidak, ditinjau dari sifat fisik dan kandungan tanah. Penelitian dilaksanakan di Desa Seputih pada Februari–April 2026 menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) dengan batasan gate to gate. Data primer dan sekunder diolah dengan Microsoft Excel untuk menghitung empat kategori dampak lingkungan, yaitu Global Warming Potential (GWP), Eutrophication Potential (EP), Acidification Potential (AP), dan Water Depletion (WD). Hasil penelitian menunjukkan GWP sebesar 0,0008818 kg CO₂-eq/hari, EP sebesar 0,032000799 kg PO₄³⁻-eq/hari, AP sebesar 0,063 kg SO₂-eq/hari, dan WD sebesar 0,22 m³/hari. Dampak terbesar berasal dari pemberian pakan dan pengelolaan kotoran ternak akibat emisi CH₄ dan N₂O, sedangkan transportasi hijauan berkontribusi kecil. AP sepenuhnya bersumber dari volatilisasi amonia (NH₃), sementara WD tergolong kecil karena sebagian besar air kembali ke lingkungan sebagai limbah cair. Analisis kualitas tanah menunjukkan lahan berpupuk kandang sapi memiliki C-organik, nitrogen total, dan fosfor (P₂O₅) lebih tinggi dibanding lahan berpupuk anorganik, meski kalium (K₂O) lebih tinggi pada tanah anorganik, sehingga turut berimplikasi terhadap keempat kategori dampak LCA di luar sistem kandang. Perbaikan pengelolaan pakan dan limbah ternak diperlukan untuk mendukung keberlanjutan sistem integrasi.
Description
Finalisasi Oktober 2026_Yudi
