Evaluasi Geometrik dan Kinerja Simpang Empat Tidak Bersinyal Simpang Jetos (Jember Town Square) di Kabupaten Jember

dc.contributor.authorJhon Feliks Pasaribu
dc.date.accessioned2026-06-17T07:39:35Z
dc.date.issued2025-01-07
dc.descriptionReupload File Repository 17 Juni 2026_Yudi Validasi dan Finalisasi oleh Ratna 17 Juni 2026
dc.description.abstractGeometrik dan kinerja lalu lintas adalah aspek penting dalam sebuah infrastruktur jalan yang perlu diperhatikan. Tidak sesuainya kriteria desain geometrik dan kinerja lalu lintas yang jenuh menjadi masalah pada Simpang Jetos. Dengan ketidaksesuaiannya desain geometrik dan meningkatnya volume lalu lintas setiap tahunnya akan membuat kinerja pada suatu simpang menjadi menurun. Sehubung dengan bertambahnya populasi penduduk menjadikan pengguna lalu lintas akan bertambah juga yang mengakibatkan banyaknya titik kemacetan. Salah satunya Simpang Jetos yang dilewati banyak kendaraan. Oleh karena itu, diperlukannya survei simpang tak bersinyal untuk menganalisis dan mendapatkan data kondisi Simpang Jetos di Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi di lapangan berupa desain geometrik dan kinerja lalu lintas. Penelitian ini mengacu pada Peratuan Bina Marga yaitu Perencanaan Teknis Geometrik Simpang 2024 dan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Manfaat setelah dilakukan penelitian ini dapat diperoleh komposisi lalu lintas setiap pendekat, bentuk desain geometrik, tipe simpang, kapasistas persimpangan, mengetahui perilaku lalu lintas dengan acuan derajat kejenuhan kurang dari 0,85. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Simpang Jetos menunjukkan derajat kejenuhan terbesar pada satu arah sebesar 0,48 dan dua arah 0,59 dan diprediksi pada 5 tahun yang akan datang adalah sistem lalu lintas satu arah sebesar 0,56 dan dua arah sebesar 0,69 sehingga kinerjanya masih memenuhi syarat sehingga tidak diperlukan analisis skenario perbaikan. Untuk desain geometrik pada lebar lajur pendekat Jalan Kaliurang dan Jalan Tidar memiliki lebar kurang dari 2,75 tetapi berdasarkan kondisi di lapangan tidak dapat dilakukan perbaikan, Jarak pandang pada Jalan Riau dan Jalan Mastrip terdapat bangunan yang menghalangi sehingga bangunan tersebut harus dipindahkan dan yang lainnya diberikan rambu penurunan kecepatan pada setiap lengan, dan kelandaian pada pendekat Jalan Tidar adalah 7% pada STA + 523 sampai STA + 772 dan 12 % pada STA + 523 sampai STA + 594 dan diberikan rekomendasi pembatasan jam untuk kendaraan truk untuk melewati Jalan Tidar.
dc.description.sponsorshipDPU : Ir. Akhmad Hasanuddin, S.T., M.T. DPA : Ir. Sonya Sulistyono, S.T., M.T.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9211
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Teknik
dc.subjectSimpang tak bersinyal
dc.subjectderajat kejenuhan
dc.subjectdesain geometrik
dc.titleEvaluasi Geometrik dan Kinerja Simpang Empat Tidak Bersinyal Simpang Jetos (Jember Town Square) di Kabupaten Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
JHON FELIKS PASARIBU - 201910301102.pdf
Size:
3.83 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: