Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality Berbasis Kearifan Lokal Kabupaten Banyuwangi pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Unit 1 untuk Peserta didik Kelas IV SD

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

fakultas keguruan dan ilmu pendidikan

Abstract

Dewasa ini di era digital, peserta didik hanya mengenali bukan memahami mengenai kearifan lokal yang ada di daerahnya. Guru sebagai pengajar dapat menerapkan pembelajaran berbasis kearifan lokal dengan memanfaatkan pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi untuk menunjang proses pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas IV A dan B di SDN 4 Kebaman Banyuwangi dapat diketahui bahwa kedua kelas masih belum mengaitkan materi pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan kearifan lokal Kabupaten Banyuwangi. Guru kelas IV A dan B menyampaikan bahwa dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila lebih sering menggunakan media pembelajaran berupa gambar, di mana hal tersebut terkadang membuat beberapa peserta didik merasa bosan ketika diminta untuk mengamati gambar. Berdasarkan dokumen yang menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang memperoleh nilai tuntas pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila masih < 75%, artinya pembelajaran masih kurang efektif dan belum mencapai keberhasilan. Hal tersebut dikarenakan media pembelajaran kurang interaktif dan bervariasi, maka dilakukan proses pengembangan media pembelajaran AR berbasis kearifan lokal Kabupaten Banyuwangi. Berdasarkan pemaparan tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini, yakni 1) bagaimanakah proses pengembangan media pembelajaran AR berbasis kearifan lokal Kabupaten Banyuwangi? dan 2) bagaimanakah kevalidan, keefektifan, serta kepraktisan media pembelajaran AR berbasis kearifan lokal Kabupaten Banyuwangi? Penelitian ini menggunakan 8 prosedur penelitian model Borg and Gall meliputi: (1) penelitian pendahuluan; (2) perencanaan dan pengembangan; (3) pengembangan desain produk awal; (4) validasi desain produk; (5) revisi produk awal; (6) uji coba penggunaan; (7) revisi desain produk; dan (8) uji coba keefektifan serta kepraktisan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, validasi, angket, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan yakni validasi produk, uji reliabilitas instrumen, uji keefektifan produk, dan uji kepraktisan dari respon peserta didik. Penelitian pengembangan dilakukan untuk menghasilkan suatu produk yang valid, efektif, dan praktis sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Media pembelajaran AR berbasis kearifan lokal Kabupaten Banyuwangi memperoleh rata rata hasil validasi produk dari validator ahli media, bahasa, dan materi sebesar 84,5 dengan kategori sangat layak. Berdasarkan analisis uji independen sampel t-test, media pembelajaran AR berbasis kearifan lokal Kabupaten Banyuwangi dinyatakan efektif, karena t-hitung > t-tabel yakni: 5,73 > 1,682. Tingkat keefektifan dari media pembelajaran AR berbasis kearifan lokal Kabupaten Banyuwangi memperoleh hasil sebesar 44,7% dengan kategori keefektifan sedang. Hasil kepraktisan kemudian diperoleh dari perhitungan angket respon peserta didik sebesar 81,48 dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan data yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran AR berbasis kearifan lokal Kabupaten Banyuwangi memenuhi kriteria pengembangan produk yang valid, efektif, dan praktis. Saran yang dapat diberikan yakni: (1) bagi peserta didik, diharapkan dapat mengikuti semua arahan guru dengan baik dan fokus untuk memaksimalkan proses pembelajaran; (2) bagi guru, diharapkan lebih kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran. Perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan materi dan menciptakan suasana belajar yang menarik serta interaktif dengan menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi; dan (3) bagi peneliti lain, jika ingin mengembangkan media pembelajaran AR berbasis kearifan lokal Kabupaten Banyuwangi dapat memperluas cakupan materi pembahasan kearifan lokal Kabupaten Banyuwangi, dan memperbanyak fitur tambahan pada aplikasi AR, seperti soal atau game

Description

Reupload file repository 25 februari 2026_agus/feren

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By