Teknik Pengambilan Gambar Point of View dalam Meningkatkan Suspense Film Do You See What I See

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan teknik pengambilan gambar Point of View (POV) dalam meningkatkan suspense pada film Do You See What I See karya Awi Suryadi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana teknik pengambilan gambar Point of View (POV) dapat membantu meningkatkan suspense dalam film tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan teknik POV dalam mendukung adegan menegangkan pada film Do You See What I See. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Observasi dilakukan dengan menonton film secara berulang untuk mengidentifikasi adegan yang menggunakan teknik POV dan mengandung unsur suspense. Data kemudian dianalisis menggunakan teori sinematografi Joseph V. Mascelli, Himawan Pratista, serta teori suspense dari H. Misbach Yusa Biran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 236 shot dalam film terdapat 35 shot yang menggunakan teknik Point of View (POV) dan berperan dalam membangun suspense. Teknik POV tersebut terdiri dari POV subjektif sebanyak 23 shot, POV objektif sebanyak 4 shot, dan SnorriCam shot sebanyak 8 shot. Penggunaan POV subjektif menjadi teknik yang paling dominan karena mampu membatasi informasi visual sehingga penonton merasakan ketegangan dan ancaman secara langsung dari sudut pandang karakter. Selain itu, penggunaan SnorriCam shot juga memperkuat pengalaman emosional penonton melalui pergerakan visual yang dinamis dan tidak stabil. Dengan demikian, teknik Point of View (POV) terbukti mampu meningkatkan suspense melalui kedekatan emosional dan pembatasan sudut pandang visual dalam film Do You See What I See.

Description

FINALISASI oleh Arif 2026 September 10

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By