Analisis Manajemen Mutu dan Risiko pada Manajemen Rantai Pasok PB Bumi Makmur di Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Penggilingan padi atau pabrik beras Bumi Makmur Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang termasuk salah satu pabrik beras yang beroperasi sebagaimana layaknya suatu usaha industri dengan kapasitas 80 ton dengan merek “Pandan”. PB Bumi Makmur sebagai perusahaan beras yang saat ini sedang berkembang dan mempertahankan brand image-nya dengan prioritas kualitas seringkali mengalami kesulitas untuk memenuhi permintaan konsumennya. Pemenuhan permintaan akan semua konsumennya terkadang membuat PB Bumi Makmur dihadapkan dalam beberapa permasalahan yang terjadi akibat keadaan sitem supply chain PB Bumi Makmur baik dari internal maupun eksternal. Menurut Chandrasekaran N dan G. Raghuram (2014), Faktor-faktor tersebut dapat dikategorikan sebagai isu-isu intrinsik dalam supply chain. Isu-isu tersebut berupa sifat fisik komoditas pertanian perishable (mudah rusak), kualitas dan risiko. Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin mengkaji: 1) bagaimana penerapan manajemen rantai pasok dalam aspek sifat fisik komoditas pertanian 2) bagaimana penerapan manajemen rantai pasok dalam aspek kualitas dan 3)bagaimana penerapan manajemen rantai pasok dalam aspek risiko. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja yaitu pada PB Bumi Makmur Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang. Metode analisis yang digunakan adalah metode analitis untuk menguji hipotesis dan metode deskriptif untukmenjelaskan fenomena yang terjadi. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan snowball sampling, yaitu dengan menetukan responden kunci yaitu pemilik pabrik beras Bumi Makmur kemudian menyebar ke responden lainnya sesuai dengan arahan responden kunci yang diangap mampu membantu menjawab seluruh pertanyaan daripeneliti. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada pemilik pabrik beras Bumi Makmur, para manager di PB Bumi Makmur, petani, tengkulak, pedagang dan distributor beras yang adadalam rantai pasokan beras PB Bumi Makmur untuk mengumpulkan data primer serta metode dokumenter untuk menggali data sekunder. Metode analisis data dilakukan dengan analisis manajemen mutu terpadu dibantu dengan analsis rantai nilai untuk menjawab permasalah pertama dan kedua, analisis manajemen risiko untuk menjawab permasalahan ketiga melalui pendekatan niali Likelihood (L). Hasil penelitian ini secara singkat dijelaskan sebagai berikut : 1. penerapan manajemen mutu terpadu pada PB Bumi Makmur secara keseluruhan dilihat dari teknik pengendalian mutu dan karakteristik manajemen mutu terpadu sudah dilaksanakan secara optimal. 2. Penerapan manajemen risiko mengkaji tiga hal yaitu identifikasi risiko, penilaian tingkat risiko dan pemetaan. Identifikasi risiko pada PB Bumi Makmur menunjukan bahwa risiko pada PB Bumi Makmur terdapat 3 sumber yaitu sumber risiko bahan baku, sumber risiko proses pengolahan dan sumber risiko penyimpanan. Sumber risiko padabahan baku memiliki 4 indikator risiko yaitu keterlambatan pasokan gabah, kualitas gabah menurun, kualitas gabah tidak sesuai standar dan perubahan harga. Sumber risiko pada proses pengolahan memiliki 4 indikator yaitu keterlambatan proses pengolahan, kerusakan beras selama proses produksi, kerusakan peralatan selama proses produksi dan risiko penurunan hasil produksi. Sumber risiko penyimpanan memiliki 4 indikator risiko yaitu risiko kerusakan beras selama proses penyimpanan, risiko terkait kualitas gudang, risiko terkait kualitas karung dan risiko kehilangan hasil produksi selama proses penyimpanan. Penilaian tingkat risiko dan pemetaan risiko menunjukan bahwa tingkat risiko terbesar berada di sumber risikobahan baku dengan nilai 13,37. Secara keseluruhan risiko pada PB Bumi Makmur memiliki nilai 11,22 yang artinya PB Bumi Makmur apabila dipetakan dalam kelompok risiko tinggi dengan kategori risiko tidak bisa diterima.

Description

reupload file repositori 31 maret 2026_kurnadi/hendra

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By