Hubungan Self-efficacy dengan Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Kemampuan literasi matematika merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Literasi matematika tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghitung, tetapi juga kemampuan merumuskan, menggunakan, dan menafsirkan konsep matematika dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil PISA 2022, kemampuan literasi matematika siswa Indonesia masih tergolong rendah. Selain dipengaruhi oleh kemampuan kognitif, kemampuan literasi matematika juga dipengaruhi oleh faktor afektif, salah satunya adalah self-efficacy, yaitu keyakinan seseorang terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan suatu tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan literasi matematika siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek penelitian berjumlah 33 siswa kelas VIII SMP Nurul Islam Probolinggo Tahun Pelajaran 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket General Self-efficacy Scale (GSES) dan tes kemampuan literasi matematika yang disusun berdasarkan indikator literasi matematika OECD. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data hasil pengujian berdistribusi normal dan memiliki hubungan yang linear. Analisis korelasi menghasilkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,815 dengan nilai signifikansi 0,000 (≤0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif, sangat kuat, dan signifikan antara self-efficacy dengan kemampuan literasi matematika siswa. Koefisien determinasi sebesar 66,42% menunjukkan bahwa self-efficacy memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap kemampuan literasi matematika, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi self-efficacy yang dimiliki siswa, semakin tinggi pula kemampuan literasi matematikanya dalam menyelesaikan soal SPLDV. Oleh karena itu, guru diharapkan tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga meningkatkan self-efficacy melalui pembelajaran yang memberikan pengalaman keberhasilan, motivasi, serta kesempatan bagi siswa untuk lebih percaya diri dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian mengenai kemampuan literasi matematika dengan melibatkan variabel lain yang diduga berhubungan, seperti motivasi belajar, kecemasan matematika (mathematics anxiety), kemampuan berpikir kritis, atau dukungan lingkungan belajar. Penelitian selanjutnya juga disarankan melibatkan jumlah sampel yang lebih besar, cakupan sekolah yang lebih luas, atau menggunakan desain penelitian yang berbeda, seperti eksperimen atau regresi, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang berkaitan dengan kemampuan literasi matematika siswa.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 20 Juli 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By