Hubungan Iklim Kerja dengan Kejadian Heat Strain pada Pekerja Proyek Konstruksi Jalan Tol Probowangi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Heat Strain merupakan suatu respon fisiologis yang dihasilkan tubuh manusia terhadap tekanan panas (heat stress) yang ditujukan untuk kestabilan suhu tubuh dengan menghilangkan panas dari tubuh ke lingkungan. Kejadian heat strain berawal dari meningkatnya tekanan panas yang apabila terjadi terus-menerus akan mengakibatkan heat strain dan berisiko pada heat related illness bahkan kematian. Pekerja konstruksi yang terpapar panas matahari terus menerus serta harus memenuhi target pengerjaan, memiliki risiko tinggi mengalami heat strain. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan bulan Desember 2024 pada 30 pekerja, didapatkan hasil bahwa lebih dari sebagian (53,3%) pekerja PT WIKA proyek konstruksi jalan tol Probowangi mengalami heat strain tingkat ringan. Perusahaan telah melakukan upaya manajemen heat strain dengan baik namun pekerja masih mengalami heat strain. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara iklim kerja, beban kerja, faktor pekerja, dan faktor pakaian kerja dengan kejadian heat strain pada pekerja proyek konstruksi jalan tol Probowangi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada pekerja proyek konstruksi jalan tol Probowangi Paket 3. Sampel pada penelitian ini berjumlah 84 pekerja dari 19 subkontraktor/mandor yang dipilih menggunakan proportional random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini meliputi iklim kerja, beban kerja, usia, status gizi, konsumsi air minum selama kerja, konsumsi air harian, jenis pakaian kerja, tambahan penutup kepala, dan warna pakaian kerja. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kejadian heat strain. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner, observasi, serta beberapa pengukuran antara lain pengukuran iklim kerja, status gizi, beban kerja, dan heat strain.

Description

Reaploud Repository 16 Maret_agus

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By