Penerapan Fuzzy Inference System Metode Mamdani pada Penentuan Tingkat Ketergantungan Mahasiswa FMIPA Universitas Jember terhadap ChatGPT

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan ChatGPT sebagai alat bantu pembelajaran. Mahasiswa banyak menggunakan ChatGPT untuk mencari penjelasan materi, mencari referensi, hingga menyelesaikan tugas kuliah. Kemudahan akses dan kemampuan memberikan jawaban cepat menyebabkan sebagian mahasiswa menggunakannya secara berlebihan, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan potensi ketergantungan terhadap teknologi ini. Oleh karena itu, diperlukan metode yang dapat mengukur tingkat ketergantungan secara lebih objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat ketergantungan mahasiswa FMIPA Universitas Jember terhadap ChatGPT menggunakan pendekatan logika fuzzy metode Mamdani. Data penelitian diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada 100 mahasiswa FMIPA Universitas Jember yang berasal dari beberapa jurusan, yaitu Jurusan Matematika sebanyak 30 mahasiswa, Jurusan Fisika sebanyak 30 mahasiswa, Jurusan Biologi sebanyak 19 mahasiswa, dan Jurusan Kimia sebanyak 21 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan frekuensi penggunaan, ketergantungan jawaban, dan kesulitan mandiri sebagai variabel input, dengan variabel output berupa tingkat ketergantungan yang dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Metode logika fuzzy Mamdani diterapkan dengan menggunakan software MATLAB yang terdiri dari empat tahapan, yaitu fuzzifikasi, implikasi, agregasi/komposisi aturan, dan defuzzifikasi. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 100 responden, kategori tingkat ketergantungan rendah mencapai 32%, menunjukkan bahwa beberapa mahasiswa masih mampu menyelesaikan tugasnya secara mandiri, dengan menggunakan ChatGPT hanya sebagai alat bantu pendukung. Kategori tingkat ketergantungan sedang memiliki persentase 29%, yang menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT masih sesuai dengan kebutuhan akademik mahasiswa. Sementara itu, sebagian besar mahasiswa, yaitu dengan persentase 39% termasuk dalam kategori tingkat ketergantungan tinggi, yang menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mulai menunjukkan ketergantungan yang dominan terhadap jawaban dari ChatGPT untuk menyelesaikan tugas-tugas akademik. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi pihak akademik untuk memberikan edukasi mengenai penggunaan teknologi yang lebih bijak.

Description

Validasi file repositori 15 Juni 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By