Implementasi Clapping dan Vibrating pada Pasien Pneumonia dengan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di Ruang Melatih RSUD dr. Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Pneumonia merupakan infeksi akut pada paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus maupun faktor lainnya. Penyakit ini ditandai dengan batuk berdahak, sputum berlebih, sesak nafas, peningkatan frekuensi dan pola napas, yang menyebabkan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Salah satu intervensi yang dapat diberikan adalah fisioterapi dada dengan teknik clapping dan vibrating. Tujuan penulisan laporan tugas akhir ini adalah mengidentifikasi peningkatan implementasi clapping dan vibrating pada pasien pneumonia di Ruang Melati RSUD dr. Haryoto Lumajang.
Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu partisipan berinisial Ny. S, dengan diagnosis pneumonia, yang memenuhi kriteria inklusi berupa partisipan menjalani rawat inap di Ruang Melati RSUD dr. Haryoto Lumajang hari pertama, sadar penuh dan kooperatif selama penelitian berlangsung, mengalami bersihan jalan napas tidak efektif dan partisipan berkenan menjadi responden melalui menandatangani informed consent
Hasil penelitian menunjukkan partisipan mengalami 100% tanda mayor bersihan jalan napas tidak efektif ditandai batuk berdahak sulit dikeluarkan, sesak napas, suara napas tambahan ronkhi, frekuensi napas 25 x/menit dan pola napas takipnea akibat penumpukkan sekret pada saluran pernapasan. Intervensi yang diberikan adalah clapping dan vibrating dilakukan selama 5 hari berturut-turut dengan frekuensi 2 kali sehari pada pagi dan sore hari selama 5-15 menit. Setelah implementasi tujuan tercapai, bersihan jalan napas meningkat ditandai dengan meningkatnya kemampuan batuk efektif, penurunan produksi sputum, berkurangnya suara napas tambahan ronki, merununya dipsnea, serta perbaikan frekuensi dari 25 x/menit menjadi 20 x/menit dan pola napas partisipan yang awalnya takipnea menjadi teratur.
Kondisi terakhir Ny. S menunjukkan terapi fisioterapi dengan teknik Clapping dan Vibrating dapat membantu meningkatkan bersihan jalan napas pada kasus pneumonia. Perawat diharapkan dapat menerapkan tindakan tersebut pada pasien dengan bersihan jalan napas tidak efektif, sedangkan peneliti selanjutnya disarankan mengombinasikan dengan teknik yang lain seperti batuk efektif, postural drainase, latihan napas dalam untuk mempercepat pemulihan partisipan.
