Modal Sosial dalam Rekrutmen Kerja (Studi tentang Pritil Bawang Merah di Desa Bungur Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Kegiatan pasca panen bawang merah yaitu pritil memberikan kesempatan
kerja pada masyarakat sekitar. Pekerjaan pritil bawang merah masih
menggunakan tenaga manusia yang banyak ditemui di Desa Bungur Kecamatan
Sukomoro Kabupaten Nganjuk. Terdapat sejumlah petani dan bos (penebas)
sebagai pemberi kerja yang membutuhkan buruh pritil bawang merah. Petani dan
penebas (bos) menawarkan pekerjaan pritil bawang merah kepada lingkup
terdekatnya berdasarkan relasinya. Buruh pritil bawang merah biasanya adalah
perempuan yang telah menikah dan menjalani peran ganda. Melalui jaringan
sosial, individu dapat merekrut individu lain untuk kegiatan ekonomi dan dapat
membentuk norma-norma resiprositas yang mengatur kesejahteraan yang akan
diterima individu tersebut. Adapun teori yang digunakan untuk menganalisis
fenomena dalam penelitian ini yaitu teori modal sosial berupa jaringan, norma dan
kepercayaan serta bentuk modal sosial yaitu bonding dan bridging oleh Robert
Putnam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial dalam rekrutmen kerja
pritil bawang merah di Desa Bungur memfasilitasi saluran informasi tentang
adanya rekrutmen kerja, sistem kerja dan sistem pemberian upah pritil bawang
merah. Petani dan bos Desa Bungur percaya merekrut kerja pritil kepada
tetangganya karena mereka terikat norma resiprositas sebagai masyarakat Desa
Bungur untuk membantu saat ada tetangga yang membutuhkan pekerjaan. Dalam
hal ini bentuk modal sosial bonding yaitu aspek ketetanggaan masih cukup kuat
dalam mengambil tenaga buruh perempuan pritil terutama saat banyak yang
menganggur. Modal sosial bonding membuat perempuan Desa Bungur
mendapatkan pekerjaan pritil bawang merah di sekitar rumah mereka lebih besar
tanpa mengesampingkan tugasnya sebagai ibu rumah tangga. Adanya jaringanyaitu sebagai masyarakat Desa Bungur membuat buruh perempuan pritil tidak
perlu izin untuk ikut bekerja kepada petani dan bos karena telah mengenal satu
sama lain. Selain itu juga terdapat modal sosial bridging yang juga berperan bagi
petani dan bos bawang merah untuk membangun jaringan baru dengan buruh
perempuan pritil dari desa luar supaya dapat membantu saat mengalami
kurangnya tenaga buruh pritil. Petani dan bos merekrut buruh perempuan pritil
dari luar dengan cara menelopon (yang telah dikenal karena pernah bekerja) dan
memberhentikan mereka saat berkeliling mencari pekerjaan.
Modal sosial bonding dalam rekrutmen kerja pritil bawang merah memiliki
kendala yaitu bagi buruh perempuan tidak dapat bekerja secara maksimal karena
beban peran ganda. Kelebihan modal sosial bonding, bagi buruh perempuan
menjadi lebih leluasa dapat mengatur peran gandanya sebagai ibu rumah tangga
dan bekerja di luar rumah, adanya izin dan didukung oleh suami serta
diperbolehkan untuk mencari sisa bawang merah dan daun yang telah dipritil.
Bagi petani, bos dan buruh perempuan pritil memudahkan dalam koordinasi
pemberian upah karena telah saling mengenal dan percaya. Karena petani dan bos
biasanya memberikan upah secara berkelompok sesuai kedekatan rumah.
Kemudian buruh perempuan pritil dari sekitar lebih memahami saat petani dan
bos mengalami keterlambatan dalam memberikan upah.
Modal sosial bridging dalam rekrutmen kerja pritil bawang merah memiliki
kendala bagi petani dan bos yaitu buruh perempuan dari desa luar terkadang tidak
bisa memahami kebiasaan saat bekerja dan saat pemberian upah. Adanya buruh
dari desa luar dapat menambah persaingan dalam mendapatkan hasil pritilan
dengan buruh dari Desa Bungur. Meskipun begitu modal sosial bridging pada
rekrutmen kerja pritil bawang merah telah memberikan kemudahan bagi petani
dan bos untuk membentuk jaringan baru guna meningkatkan efisiensi kerja dan
mengatasi permasalahan kekurangan buruh saat musim panen tiba. Serta dapat
meningkatkan kemungkinan untuk saling bertukar informasi terkait harga bawang
merah dan upah pritil di desa lain.
Description
Reupload file repository 4 Februari 2026_Arif/Halima
