Analisis Level Kognitif dan Kesesuaian Soal Berdasarkan Kompetensi Dasar pada Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMP Tahun Ajaran 2024/2025 di Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian instrumen Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX dengan Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013 serta distribusi tingkat kognitif berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi di Kabupaten Jember. Penelitian evaluatif kualitatif ini menggunakan metode analisis dokumen terhadap 50 butir soal ASAJ Tahun Pelajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi yang bersumber dari naskah soal ASAJ, kisi-kisi soal, dan dokumen Kompetensi Dasar. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan untuk menilai tingkat kognitif berdasarkan Kata Kerja Operasional (KKO) dan kesesuaian soal dengan KD.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh 50 butir soal telah sesuai sepenuhnya dengan KD Kurikulum 2013. Soal-soal tersebut mencakup ruang lingkup materi dari teks sederhana hingga teks kompleks dengan konsistensi antara indikator, stimulus, dan bentuk soal. Namun, kedalaman pengukuran pada materi seperti teks prosedur dan laporan percobaan masih didominasi oleh aspek identifikasi. Distribusi tingkat kognitif menunjukkan bahwa kategori Lower Order Thinking Skills (LOTS) mencapai 70%, yang terdiri atas mengingat (6%), memahami (40%), dan menerapkan (24%). Sementara itu, kategori Higher Order Thinking Skills (HOTS) mencapai 30%, seluruhnya berada pada tingkat menganalisis (30%), sedangkan tingkat mengevaluasi (0%) dan mencipta (0%) belum terakomodasi. Proporsi HOTS tersebut dinilai ideal karena telah melampaui ambang batas 10–15% sebagaimana direkomendasikan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen ASAJ telah selaras dengan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi, sehingga mendukung hierarki kurikulum dalam pengembangan kompetensi peserta didik secara holistik. Meskipun demikian, asesmen keterampilan masih terbatas pada bentuk pemilihan jawaban dan belum mengukur kemampuan produksi atau performatif secara langsung. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa instrumen ASAJ mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional melalui keseimbangan antara penguasaan pengetahuan dasar dan kemampuan analitis, serta memiliki peluang untuk dioptimalkan melalui peningkatan porsi soal HOTS guna mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik.
Description
Finalisasi_Maya_9 Juni 2026
