Pengaruh Temperatur Udara Inlet Gasifikasi Kulit Kopi Terhadap Performa Gasoline Electrical Generator Berbahan Bakar Syngas Biomassa Kulit Kopi

Abstract

Gasifikasi biomassa merupakan teknologi konversi energi yang mampu menghasilkan syngas sebagai bahan bakar alternatif, namun kualitas syngas dipengaruhi oleh distribusi udara di dalam reaktor. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi jumlah lubang udara masuk terhadap temperatur bed, kadar syngas, dan heating rate pada moving fluidized bed gasifier menggunakan biomassa kulit kopi robusta. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi jumlah lubang udara masuk 8, 12, dan 16 lubang, laju aliran udara 80 LPM, serta feedrate biomassa 4,2 g/s. Parameter yang diamati meliputi temperatur bed pada zona drying, burn, dan post burn, kadar syngas (CO, H₂, dan CH₄), serta heating rate selama proses chamber heating. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah lubang udara masuk meningkatkan temperatur bed dan heating rate, di mana variasi 16 lubang menghasilkan temperatur tertinggi sebesar 420,39 °C pada T3, T2 dengan heating rate tertinggi. Sementara itu, variasi 8 lubang menghasilkan kadar CH₄ dan nilai kalor bawah (Lower Heating Value) syngas tertinggi sebesar 20,94% dan 7,79 MJ/Nm³. Berdasarkan hasil tersebut, variasi jumlah lubang udara masuk berpengaruh terhadap karakteristik termal dan kualitas syngas, dengan variasi 16 lubang memberikan performa termal terbaik, sedangkan variasi 8 lubang menghasilkan nilai kalor syngas tertinggi

Description

Finalisasi Repository Hasyim September 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By