Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Jember Tentang Suhu dan Kalor Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa SMP pada Pembelajaran IPA
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi esensial abad ke-21 yang perlu dimiliki siswa untuk menghadapi tantangan kompleks dan perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat. Hasil studi internasional seperti PISA 2022 dan berbagai penelitian nasional menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa Indonesia, khususnya dalam pembelajaran IPA, masih tergolong rendah. Hal ini diperburuk oleh penggunaan bahan ajar yang belum mengintegrasikan konteks lokal dan kurang mendorong siswa untuk berpikir analitis, evaluatif, dan reflektif. Oleh karena itu, diperlukan suatu inovasi media pembelajaran yang tidak hanya menyajikan materi secara menarik dan interaktif, tetapi juga relevan dengan kehidupan siswa sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal Jember pada materi suhu dan kalor sebagai upaya meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMP. E-modul ini dirancang dengan mengintegrasikan proses pengeringan tembakau yang merupakan bagian dari budaya lokal Jember sebagai konteks pembelajaran yang bermakna dan dekat dengan kehidupan siswa. Penelitian dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup tahap Analysis meliputi analisis kebutuhan guru, peserta didik, materi, dan tujuan pembelajaran; Design meliputi perancangan e-modul dan perangkat pembelajaran; Development meliputi pengembangan serta validasi oleh para ahli; Implementation meliputi implementasi di kelasVII SMP melalui uji kelas; dan Evaluation dilakukan untuk menilai kepraktisan dan efektivitas e-modul melalui hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran, analisis hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa, serta respon peserta didik, sekaligus sebagai dasar revisi penyempurnaan produk sebelum diimplementasikan secara luas. Hasil validasi dari tiga ahli menyatakan bahwa e-modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori “sangat valid”. Aspek kepraktisan dinilai berdasarkan observasi keterlaksanaan pembelajaran dan angket respon siswa, yang menunjukkan bahwa e-modul sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Sementara itu, keefektifan e-modul diuji melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test untuk mengukur keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan, dengan skor N-Gain sebesar 0,80 untuk berpikir kritis dan 0,80–0,85 untuk hasil belajar, serta tingkat ketuntasan klasikal mencapai lebih dari 85%. Selain itu, siswa memberikan respon yang sangat positif terhadap e-modul yang digunakan, baik dari segi isi, tampilan, maupun manfaat pembelajaran yang dirasakan. Dengan demikian, e-modul interaktif berbasis kearifan lokal Jember terbukti valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA, serta mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, dan bermakna.
Description
Reupload File Repository 12 Mei 2026_Yudi
FINALISASI oleh Arif 2026 Mei 13
