Model Pengentasan Kemiskinan Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Mulyorejo Kabupaten Jember Menggunakan Sustainable Livelihood Approach
| dc.contributor.author | Adinda Millenia Agustin | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-18T03:21:32Z | |
| dc.date.issued | 2025-01-08 | |
| dc.description | Reuploud file repositori 18 Mei 2026_Magang SP (Rabithah)_Firli Approved by Teddy | |
| dc.description.abstract | Kemiskinan adalah isu utama yang dihadapi oleh banyak negara di seluruh dunia, khususnya di negara-negara yang sedang berkembang. Di Indonesia, kemiskinan disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pendapatan yang masih rendah, tingkat pengangguran yang tinggi, dan pertumbuhan ekonomi yang lambat. Provinsi Jawa Timur tercatat pada urutan pertama yang memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak di Indonesia sebanyak 4.236.510 jiwa. Kabupaten Jember sebagai salah satu kabupaten di Jawa Timur, juga tidak luput dari permasalahan ini. Karakteristik keluarga miskin dapat dilihat dari berbagai aspek kehidupan sosial, pola hidup keluarga miskin, tingkat pendidikan, infrastruktur, kondisi lingkungan dan kondisi sandang pangan keluarga miskin, serta bagaimana cara keluarga miskin tersebut dalam mengelola keuangan. Dalam merancang program pengentasan kemiskinan maka dibutuhkan solusi berupa penghidupan berkelanjutan (sustainable livilhoods), livelihood atau penghidupan didefinisikan sebagai kepemilikan sumber daya, kemampuan mengelola, dan berbagai kegiatan lainnya yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupannya. Dimana kehidupan tetap berlanjut jika aspek-aspek dalam suatu masyarakat mampu bertahan dan bisa menghadapi tekanan, guncangan serta mampu meningkatkan kualitas sumber daya dengan hasil kesejahteraan masyarakat meningkat baik sekarang ataupun dimasa depan tanpa menurunkan nilai sumber daya alam yang ada. Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan sumber data primer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pentagonal asset Desa Mulyorejo, untuk menganalisis kerentanan yang terjadi pada Desa Mulyorejo. Bagaimana kebijakan dan kelembagaan yang efektif pada Desa Mulyorejo serta menganalisis strategi pengentasan kemiskinan Desa Mulyorejo. Untuk menjelaskan rumusan masalah pertama menggunakan teknik SLA/Sustainable viii Livelihood Approach untuk mengetahui pentagonal asset serta kerentanan yang terjadi. Untuk menjelaskan rumusan masalah kedua menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan menggambarkan dan mengdeskripsikan hasil penelitian yang dilakukan di lapangan melalui wawancara langsung kepada responden. Sementara itu untuk menjawab rumusan masalah ketiga menggunakan analisis SWOT untuk menentukan startegi pengentasan kemiskinan di Desa Mulyorejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kondisi sumber daya atau aset penghidupan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember mengindikasikan bahwa modal alam dan modal sosial memiliki nilai skala tertinggi di antara aset lainnya. Modal alam memiliki nilai sebesar (2,4), diikuti oleh modal sosial (2,2), sementara tiga aspek lainnya, yaitu modal fisik (2,1), aspek keuangan (2,1), dan modal manusia (1,7), memiliki nilai yang lebih rendah. Sementara kerentanan yang terjadi di Desa Mulyorejo terdapat tiga karakteristik yaitu yang pertama shocks berupa guncangan yang terjadi yaitu banjir, kekeringan, longsor serta pada tahun 2019 yang lalu terjadi wabah covid 19, kedua trends yaitu berupa kecenderungan yang sering terjadi yaitu pada SDM yang tidak memiliki keinginan menugaskan kemiskinannya, ketiga seasonality yaitu berupa musiman terdapat 2 musim yaitu musim hujan yang menyebabkan banjir dan longsor, musim kemarau menyebabkan kekeringan dan kekurangan stok air bersih. Sementara itu untuk Kebijakan dan kelembagaan yang efektif peran pemerintah desa sangat penting dalam mengentaskan kemiskinan yang ada di Desa Mulyorejo dikarenakan banyak masyarakat yang masih acuh dengan kondisi masing-masing individu. Banyak sektor pertanian kopi yang dapat dijadikan sebagai tempat pariwisata yang harus diolah sehingga bisa menarik, dapat menjadikan kondisi masyarakat sekitar meningkat dari perekonomiannya. Selanjutnya untuk hasil analisis mengenai pengentasan kemiskinan berbasis partisipasi masyarakat menggunakan analisis SWOT menghasilkan strategi pada kuadran I dalam koordinat kartesius SWOT, sehingga strategi yang tepat digunakan yakni stategi agresif. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : : Dr. Siti Komariyah, S.E., M.Si Dosen Pembimbing Anggota : Fajar Wahyu Prianto, S.E., M.E | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9333 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ekonomi dan Bisnis | |
| dc.subject | Kemiskinan | |
| dc.subject | Sustainable Livelihood Approach | |
| dc.title | Model Pengentasan Kemiskinan Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Mulyorejo Kabupaten Jember Menggunakan Sustainable Livelihood Approach | |
| dc.type | Other |
