Analisis Willingness to Pay Benih Padi Hibrida dan Inbrida di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Kabupaten Jember merupakan salah satu kabupaten penyangga pangan nasional. Kabupaten Jember memiliki 8 (delapan) kecamatan yang sebagian besar wilayah berada di ketinggian 0-25 mdpl meter dari permukaan laut, dan ada 10 kecamatan yang sebagian wilayahnya berada di ketinggian lebih dari 1.000 meter dari permukaan laut. Kecamatan Bangsalsari merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Jember. Kecamatan Bangsalsari merupakan salah satu Kecamatan penyangga pangan di Kabupaten Jember khususnya padi. Sebagai salah satu lumbung padi untuk Kabupaten Jember dengan produksi sebesar 50.376 ton selama tahun 2021 dengan produktivitas sebesar 606.10 Kw/Ha. Oleh karena itu, produktivitas tanaman pangan khususnya padi perlu terus ditingkatkan. Salah satunya dengan menggunakan benih hibrida dan inbrida. Masalah utama pengembangan padi hibrida dan inbrida antara lain produksi benih masih rendah dan belum didukung oleh sistem perbenihan yang baik sehingga sulit diperoleh dan harganya mahal. Tingginya harga benih padi hibrida dan inbrida mempengaruhi pertimbangan petani padi di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember untuk kontinuitas produksinya. Hasil produksi juga menjadi tolak ukur, jika pendapatan usahatani padi hibrida dan inbrida terjadi perbedaan yang signifikan, maka petani akan memilih diantaranya. Tujuan penelitian yaitu : 1) mengetahui kesediaan membayar petani terhadap benih padi hibrida dan inbrida. 2) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi nilai kesediaan membayar (willingness to pay) petani terhadap benih padi hibrida dan inbrida. Penentuan daerah penelitian menggunakan purposive method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan data primer, dan studi pustaka untuk mendapatkan data sekunder dari jurnal atau artikel maupun BPS yang sudah terpublikasi sebelumnya. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis WTP dengan pendekatan pengukuran langsung yaitu CVM dan regresi linier berganda dengan faktor-faktor usia, adanya merk benih, pendapatan, luas lahan. pengalaman berusahatani. harga benih. produktivitas, dan harga jual.

Description

Reaploud Repository 25 Maret_agus

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By